Jembatan di Desa Dara Itam 1 Roboh, Ini Penjelasan Dinas PUPR Landak
Redi Suhendi ST menerangkan, sebelum jembatan di Desa Dara Itam 1 roboh pihaknya memang sudah melakukan survei.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Landak Redi Suhendi ST menerangkan, sebelum jembatan di Desa Dara Itam 1 roboh pihaknya memang sudah melakukan survei.
"Teman-teman sudah ke sana sebelum jembatan darurat itu roboh. Rencana kita di tahun ini membuat Detail Engineering Design (DED) setelah perubahan anggaran, tetapi jembatan tersebut roboh terlebih dahulu," ujarnya ketika dikonfirmasi Tribun.
Baca: Jembatan Putus di Desa Dara Itam 1, BPBD Landak Beberkan Hal Ini
Diakuinya, Dinas PUPR sendiri sudah berkoordinasi dengan BPBD terkait infrastruktur rusak akibat bencana. Dimana untuk tanggap darurat, tugas dan fungsinya ada pada BPBD. Karena PUPR tidak mengalokasikan anggaran untuk tanggap darurat.
Dijelaskan Redi, setelah dibuatkan DED, maka nanti akan berkoordinasi lagi untuk masalah pembangunannya. "Tetapi tentunya nanti tetap berkoordinasi dengan BPBD, yang biasanya mereka juga mengusulkan untuk dibangun," pungkasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jembatan-putus-di-desa-dara-itam-1_20180312_193953.jpg)