Dinas ESDM Kalbar Setujui Adanya Anggaran Khusus untuk Pencegahan Karhutla

Saya setuju anggaran dan dana pencegahan harus ada dana khusus pencegahan bagi Polda Kalbar dan Kodam XII/Tanjungpura

Dinas ESDM Kalbar Setujui Adanya Anggaran Khusus untuk Pencegahan Karhutla
net

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Barat, Ansfridus J Andijoe mengakui terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) karena selama ini, pemerintah tidak berpikir preventif atau pencegahan.  

“Kita akui kasus karhutla ini terus terjadi berulang-ulang. Bahkan, beberapa waktu masih terpantau titik api di Kalbar. Saya sepakat perlu langkah pencegahan,” ungkapnya, Senin (12/3/2018).

Kendati demikian, ia mengatakan langkah pencegahan perlu ditopang dengan ketersediaan anggaran dana memadai.

Selama ini, ia mengakui untuk operasional pemadaman api saja, petugas baik dari unsur TNI dan Polri terkendala dana.

Baca: Terungkap, Begini Kelakuan Chika Jessica Ke Mantan Istri Deddy Corbuzier! Bikin Ngelus Dada

“Saya setuju anggaran dan dana pencegahan harus ada dana khusus pencegahan bagi Polda Kalbar dan Kodam XII/Tanjungpura terkait antisipasi pencegahan karhutla,” katanya.

Andijoe menambahkan dana itu bisa berbentuk dana hibah atau pos anggaran lainnya.

Dana pencegahan karhutla ini harus disepakati terlebih dahulu.

Teknis pencegahan karhutla dilakukan dengan pemamfaatan personel TNI dan Polri yang mempunyai sistem kewilayahan atau teritorial satu komando hingga tingkat desa.

“Mereka (TNI dan Polri_red) punya intelejen. Babinsa dan Bhabinkamtibmas bisa menjadi early warning system atau sistem peringatan dini. Ketika terjadi sesuatu berkenaan karhutla, mereka langsung bergerak. Kodam dan Polda harus bersinergi,” tandasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved