Pilwako Pontianak

Panwaslu Belum Terima Laporan Pelanggaran Kampanye Paslon Pilwako

Tak lupa Budhari mengingatkan kembali untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang untuk ikut dalam kampanye Paslon.

Panwaslu Belum Terima Laporan Pelanggaran Kampanye Paslon Pilwako
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Saat Ketua Panwaslu Kota Pontianak Budahri (tengah) diwawancarai awak media. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejak ditetapkan sebagai pasangan calon pertengahan Februari lalu, kemudian para calon yang telah mendapatkan nomor urut di pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak dijadwalkan untuk melakukan sosialisasi atau berkampanye pada masyarakat.

Sekitar tiga minggu masa kampanye sejak 15 Februari lalu hingga 7 Maret ini Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Pontianak belum menerima laporan ataupun menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh Paslon.

Baca: Bawaslu Awasi Jumlah Alat Peraga Kampanye Dari Paslon

Ketua Panwaslu Kota Pontianak, Budahri menuturkan pihaknya memang belum ada laporan pelanggaran kampanye yang dilakukan para pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak.

Baca: Festival Perbatasan, Pemkab Kapuas Hulu Targetkan 1000 Wisatawan

"Hingga kini memang belum ada laporan maupun temuan kita terhadap pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh Paslon," ujar Budahri, Rabu (7/3/2018).

Baca: Bikin Haru! Anak Pemecah Batu Ini Lulus Polisi, Sujud dan Cium Kaki Ayahnya,

Memang diakuinya pada awal masa kampanye ada hal yang menjadi perhatian cukup serius dari Panwaslu terkait Alat Peraga Kampanye (APK) yang tak diturunkan oleh Paslon.

Namun hal itu telah dikoordinasikan bersama dan pihaknya bersama-sama dengan Satpol PP, Kesbangpol melakukan penertiban.

Tak lupa Budahri mengingatkan kembali untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang untuk ikut dalam kampanye Paslon.

"Sudah ada aturan dari pemerintah dan sanksi yang akan menanti mereka. Namun hingga kini, belum ada laporan keterlibatan ASN di Pontianak," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved