Gelar Operasi Keselamatan, Ini Langkah Polres Kapuas Hulu

"Pastinya pengendara yang tidak lengkap atribut standar kendaraannya, dan jenis pelanggaran lainnya," ungkapnya.

Gelar Operasi Keselamatan, Ini Langkah Polres Kapuas Hulu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Kabag Ops Polres Kapuas Hulu Kompol Joko Sarwono saat mengecek persiapan pasukan, dalam operasi keselamatan tahun 2018, di Halaman Mapolres Kapuas Hulu, Senin (5/3/20218). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Polres Kapuas Hulu juga mengelar apel pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2018 secara serentak se-Indonesia mulai tanggal 5 sampai 25 Maret 2018 mendatang, di Halaman Mapolres Kapuas Hulu, Senin (5/3/2018).

Pelaksanaan apel dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kapuas Hulu Kompol Joko Sarwono, yang dihadiri oleh POM TNI, Kodim 1206 Putussibau, Dinas Perhubungan, Sat Pol PP perwakilan Jasa Raharja, dan personil Polres Kapuas Hulu.

Baca: Dirlantas Polda Kalbar Pastikan Operasi Keselamatan Kapuas Bukan Razia Pajak

Kabag Ops Polres Kapuas Kompol Joko Sarwono menyatakan, bahwa lalu lintas merupakan urat nadi dan cermin peradaban perekonomian suatu negara, dengan itu Kamseltibcar Lantas sangatlah penting.

"Ini tentu harus didukung seluruh Stakeholder sebagai bentuk tanggung jawab, untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ dapat terlaksana secara baik," ujarnya.

Baca: Polres Sekadau Tekankan Tindakan Teguran Pada Operasi Keselamatan Kapuas

Joko menjelaskan, dalam operasi ini Polres Kapuas Hulu akan melibatkan seluruh personil satuan lantas Polres Kapuas Hulu, dan beberapa aparat gabungan seperti Subden POM TNI dan Dishub.

"Operasi keselamatan yang sebelumnya, disebut sebagai operasi Simpatik ini memang lebih menekankan pada teguran langsung kepada para pelanggar," ucapnya.

Pelanggar yang akan ditindak kata Joko, seperti pengemudi yang masih menggunakan HP saat berkendara, pengemudi yang tidak memakai helm, atau berboncengan lebih dari dua orang.

"Pastinya pengendara yang tidak lengkap atribut standar kendaraannya, dan jenis pelanggaran lainnya," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved