Darmaneli: Anak Bermasalah dengan Hukum Kebayakan Berasal dari Keluarga Tak Harmonis

Apabila memang terpaksa anak itu harus dilakukan pembinaan di lapas maka hak pendidikan dan kesehatan tetap diperhatikan

Darmaneli: Anak Bermasalah dengan Hukum Kebayakan Berasal dari Keluarga Tak Harmonis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPAKB) Kota Pontianak, dr Darmaneli.  

Laporan Wartawan Tribun Pontianak,  Syahroni 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPAKB) Kota Pontianak, dr Darmaneli, mengungkapkan pihaknya selama ini menangani Anak Bermasalah dengan Hukum (ABH)  ada sebuah tim yang saling keterpaduan  dalam memberikan penanganannya. 

Kota Pontianak  yang menuju Kota Layak Anak dengan kategori Nindya saat ini telah lama membentuk  Komite Penanganan Anak Berhadapan dengan Hukum.

"Pontianak sudah asa Komite Penanganan Anak Bermasalah dengan Hukum (ABH), leading sektornya adalah Dinas Sosial," ucap Darmaneli,  Sabtu (3/3/2018).

(Baca: Polsek Parindu Bekuk Warga Kapuas, Ini Dugaan Kasus Yang Menjeratnya )

Lebih jauh di jelaskannya seandainya  ada korban atau saksi bahkan pelaku sekalipun yang tak aman berada di rumahnya ketika, maka diamankan di shelter atau Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT) yang berada di Jalan Ampera Pontianak  Kota. 

Ketika berada di PLAT anak-anak  yang tengah berhadapan dengan hukum  tersebut juga disediakan  pendamping psikologi serta pendampingan sosial. 

Memang selama ini anak-anak yang berhadapan dengan hukum,  rata-rata  mereka titipan dari pihak kepolisian menunggu  proses hukumnya berlangsung  maka mereka di tempatkan di shelter. 

"Kita itu setiap ada kasus anak selalu mengedepankan upayakan penyelesaian secara kekeluargaan (restoratif justis). Apabila memang terpaksa anak itu harus dilakukan pembinaan di lapas maka hak pendidikan dan kesehatan tetap diperhatikan," katanya. 

(Baca: Peluncuran SADW di Pasar Hongkong, Ketua IAI Kalbar: Mereka Perlu Ruang )

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved