Terkait Stunting, Ketua IDI: Ancam Usia Harapan Hidup

Kemudian, jika si anak sudah keburu lahir, harus dari awal dideteksi apakah si anak beresiko stunting atau tidak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MADROSID
dr Berli Hamdani 

Semua program mulai dari pemeriksaan ibu hamil, asupan gizi imunisasi dan pemeriksaan berkala terhadap kehamilan harus dilakukan. Kemudian saat bersalin hendaknya di tenaga kesehatan.
Anak yang dilahirkan juga hendaknya diberikan ASI eksklusif. Saat si anak sudah bisa makan, asupan makanan juga harus cukup gizinya. Upayanya harus dimulai sejak si anak dalam masa kandungan. Semua kondisi-kondisi di atas harus dijaga.

(Baca: Lima Naga Sambangi Kantor Bupati )

Untuk menekan stunting ini, peran pemerintah juga jelas sangat diperlukan. Termasuk kewajiban pemerintah membangun infrastruktur yang layak bagi masyarakat.

Sebab, gangguan asupan gizi di masyarakat disebabkan banyak hal. Tidak terkecuali juga akibat infrastruktur yang buruk.

Seperti sanitasi yang buruk, sulitnya akses terhadap air bersih, sampai akses terhadap sumber pangan berkualitas. Selain itu, tentu juga kaitannya dengan ekonomi masyarakat, sebab tanpa ekonomi yang baik akan berat bagi masyarakat membeli bahan-bahan makanan untuk penuhi kecukupan gizi.

Rumah yang ditempati warga juga harus sehat. Dalam artian tersedia jamban yang layak, dan juga akses terhadap sumber air bersih yang layak digunakan.

Bicara stunting, jelas bukan masalah ringan. Dengan kata lain, ada sangat banyak hal yang mungkin saja perlu dilakukan guna menekan angka terjadinya stunting.

Tapi yang paling penting adalah peran serta semua pihak. Sebab, perubahan harus dilakukan menyeluruh semua pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah, hingga swasta.

Selain itu, perubahan harus dimulai dari tingkat terkecil yakni keluarga inti. Harus sadar kesehatan dulu, dan selebihnya adalah keluarga harus memanfaatkan semua akses kesehatan yang berkualitas. 

Penulis: Ishak
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved