Pendidikan Olahraga Butuh Sentuhan Perempuan

Beliau berharap agar masyarakat lebih terbuka, dan mau memanfaatkan peluang terutama bagi perempuan di bidang olahraga.

Pendidikan Olahraga Butuh Sentuhan Perempuan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ BELLA
Aacara Yudisium di IKIP PGRI Pontianak, Jalan Ampera pada Senin siang (26/02/2018). 

Laporan Wartawan (mg) Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-Dari 123 Mahasiswa Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) IKIP PGRI Pontianak, hanya ada 14 orang Mahasiswa perempuan.

Menanggapi hal itu, Dekan FPOK Ahmad Jamalong mengatakan bahwa dunia olahraga, terutama dalam bidang pendidikan sebenarnya butuh sentuhan perempuan.

Baca: Korban Kecelakaan di Imam Bonjol Sempat Dilarikan ke RSUD dr Soedarso

Pernyataan tersebut beliau sampaikan saat hadir dalam acara Yudisium di IKIP PGRI Pontianak, Jalan Ampera pada Senin siang (26/02/2018).

"Ada banyak sekolah yang butuh guru penjas perempuan, karena ada beberapa tehnik olahraga yang justru butuh sentuhan perempuan, " katanya.

Baca: Menteri Agama Wakili Presiden Hadiri Cap Go Meh Singkawang

Namun sayang, menurut beliau saat ini peminat FPOK masih didominasi oleh kaum laki-laki, padahal secara umum tidak ada perbedaan antar laki-laki dan perempuan baik dari segi seleksi maupun peluang.

Menurutnya, masyarakat masih menganggap bahwa olahraga itu hanya identik dengan aktivitas fisik saja, padahal banyak juga pelajaran mengenai tehnik dan teorinya.

Beliau berharap agar masyarakat lebih terbuka, dan mau memanfaatkan peluang terutama bagi perempuan di bidang olahraga.

Yuk! Follow Akun Instagram @tribunpontianak Berikut Ini:

Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved