Artis Peran Dimas Anggara Diduga Lakukan Penganiayaan, Korban Beberkan Kronologi Kejadian

Artis peran Dimas Anggara dilaporkan ke Polsek Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (24/2/2018) oleh seorang pria bernama Fiqih Alamsyah.

KOMPAS.COM
Artis peran Dimas Anggara 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Artis peran Dimas Anggara dilaporkan ke Polsek Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (24/2/2018) oleh seorang pria bernama Fiqih Alamsyah.

Pemain film London Love Story itu diduga telah melakukan tindak penganiayaan terhadap Fiqih.

"Iya, ada laporanya di polsek," kata Wakil Kepala Polsek Cilandak AKP Agus Herwahyu Adi melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Minggu (25/2/2018).

Laporan terhadap Dimas itu terdaftar dengan nomor LP/097/K/II/2018/Sek.Cilandak. Dalam surat laporan Fiqih yang beredar, peristiwa tersebut terjadi di White House Kuliner, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2018), sekitar pukul 17.00 WIB.

Disebutkan dalam laporan tersebut, ketika itu Fiqih berada di ruang kerjanya.

Tiba-tiba Dimas bersama satu orang temannya masuk.

"Setelah itu, Dimas berbicara dengan saya 'lu ngapain bentak-bentak bapak saya' dengan nada tinggi sambil memukul meja kerja. Saya jawab 'saya tidak membentak bapak situ'," demikian ucapan Fiqih dalam surat laporannya.

Setelah dibentak, Fiqih kemudian mengajak Dimas keluar ruangan. Masih dari pengakuannya, Dimas melontarkan ancaman padanya.

"Setelah itu, Dimas menarik tangan kanan saya dan mencakar lalu memelintir tangan kanan saya sebanyak satu kali," kata Fiqih.

Ia mengatakan, beberapa temannya mencoba melerai, tetapi menurut Fiqih, Dimas membalasnya dengan bentakan.

"Atas kejadian tersebut, saya mengalami luka lecet pada bagian telapak kanan atas sebelah kanan.

Atas kejadian itu saya melaporkan ke Polsek Cilandak untuk diproses lebih lanjut," tulis Fiqih dalam laporannya.

Kapolsek Cilandak Kompol Sujanto mengatakan, pihaknya akan segera memanggil artis peran Dimas Anggara untuk dimintai keterangan.

"Dalam waktu dekat ini akan ada pemanggilan, nanti saya kabari," ucap Sujanto saat dihubungi awak media via telepon, Minggu (25/2/2018).

Karena baru dilaporkan, Sujanto mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan awal terhadap pelapor atau Fiqih dan belum ada perkembangan. "Kasusnya lagi kami dalami," ujar Sujanto.

Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved