Breaking News:

Berita Video

Video Pengurus Masjid di Ambalau Tegas Nyatakan Tolak Tempat Ibadah Jadi Ajang Kampanye

Pengurus Masjid tegas menyatakan penolakannya apabila Masjid dijadikan tempat Kampanye

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Madrosid

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Selesai Salat Jumat pengurus Masjid Al Muklisin, Desa Nanga Kemangai, Kecamatan Ambalau, di depan Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ambalau Brigadir Surachwardhi, tegas menyatakan penolakannya apabila Masjid dijadikan tempat Kampanye, Jumat (23/2/2018) siang.

Penolakan ini bukan tidak ada alasan, karena pengurus mesjid menyadari bahwa tempat ibadah bukan lah tempat yang pantas untuk urusan keduniawian, apalagi digunakan untuk tujuan politik.

Baca: Salut! Simpang Yarsi Macet, Petugas Pemadam Kebakaran Atur Lalu Lintas

Salah satu pengurus Masjid Al Muklisin, Tasridal (40) mengungkapkan akan menolak tegas apabila tempat ibadah di jadikan sebagai tempat kampanye.

"Apalagi kampanye yang menggunakan money politik, isu SARA, dan Unsur Intimidasi. karena hal tersebut akan memecah belah persatuan umat, khususnya masyarakat di Kecamatan Ambalau," katanya.

Kapolsek Ambalau Iptu Oscar Hardyan berpesan kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Ambalau agar menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, dan jangan sampai Pilgub membuat masyarakat terpecah belah.

"Setiap gangguan keamanan menjelang Pilgub ini tidak akan kami tolerir dan akan kami tindak. Marilah kita kawal bersama agar Pilgub 2018 ini dapat berjalan dengan aman dan lancar jauh dari segala permasalahan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved