Kisrus dan Penonaktifan BUMD Ketapang Mandiri, Ini Penjelasan Direktur PT Ketapang Mandiri

Direktur PT Ketapang Mandiri, Eko Islandar menegaskan Ketapang Mandiri itu bukan Perusahaan Daerah (Perusda) dan beda bentuk juga.

Kisrus dan Penonaktifan BUMD Ketapang Mandiri, Ini Penjelasan Direktur PT Ketapang Mandiri
TRIBUNFILE/ISTIMEWA

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Terkait kisruh dan adanya penonaktifan Pemkab Ketapang terhadap Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Ketapang Mandiri.

Serta menunjuk pengantinya yakni Hamimzar Yahya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) BUMD Ketapang Mandiri. Kemudian akibat kisruh itu SPBU Ketapang Mandiri sudah beberapa hari terakhir tidak beroperasi.

Baca: Deretan Fakta Menarik Alya Nurshabrina, Miss Indonesia 2018

Direktur PT Ketapang Mandiri, Eko Islandar menegaskan Ketapang Mandiri itu bukan Perusahaan Daerah (Perusda) dan beda bentuk juga.

Kemudian yang memiliki aset dan usaha-usaha yang ada itu juga adalah PT Ketapang Mandiri.

"Jadi PT Ketapang Mandiri ini bukan Perusda. Tapi perusahaan yang berbentuk PT yang memiliki akte notaris yang disahkan Kementerian Hukum dan HAM," kata Eko kepada Tribun melalui telepon di Ketapang, Jumat (23/2/2018) malam.

Sebab itu ia menilai Hamimzar Yahya yang mau mengambil alih usaha seperti SPBU Ketapang Mandiri itu salah alamat.

"Jadi kita sementara tidak buka karena terganggu oleh Pak Hamimzar Yahya dan orang-orangnya mau mengambil alih aset PT Ketapang Mandiri," ungkapnya.

"Pada hal PT Ketapang Mandiri itu statusnya bukan milik daerah atau berbentuk Perusda. Pemerintah Kabupaten Ketapang menyertakan modalnya dalam bentuk bagi hasil laba. Jadi tak memiliki saham dan saham itu milik PT Ketapang Mandiri," ucapnya.

Baca: Nia Ramadhani Beberkan Soal Jatah Uang dari Ardi Bakrie! Ops, Sudah Dibatasi

Ia menegaskan hal-hal tersebut juga sebenarnya ada diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Ketapang.

"Jadi penyertaan modal itu kapasitasnya bukan untuk membeli saham PT Ketapang Mandiri. Tapi hanya untuk mendapatkam bagi hasil laba bersih dari usaha PT Ketapang Mandiri," jelasnya.

Penulis: Subandi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved