Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Mengiringi Turunnya ISHG ke 50,34 Poin Kelevel 6593

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap USD dan Minimnya sentimen positif membuat IHSG mengiringi pelemahan mayoritas indeks saham di Asia.

Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Mengiringi Turunnya ISHG ke 50,34 Poin Kelevel 6593
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MASKARTINI
Branch Manager PT Reliance Sekuritas, Riza Juliandri

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Reliance Sekuritas Indonesia merilis ekuitas saham di Asia terkoreksi cukup signifikan.

Indeks Nikkei (-1,07%), TOPIX (-0,88%) dan Hangseng (-1,48%) ditutup turun sedangkan CSI300 (+2,16%) menguat setelah libur imlek. Kecemasan investor terhadap prospek pertumbuhan inflasi di AS setelah pertemuan The Fed dan data yang dirilis diawal tahun mendukung menjadi faktor utama.

MSCI Asia Pacific Index turun 0,9% ke level terendah dalam lebih dari satu minggu pada penurunan terbesar dalam hampir dua minggu.

Baca: 4 Jenis Brush Dasar yang Harus Kamu Miliki, Mana Punyamu?

Branch Manager PT Reliance Sekuritas, Riza Juliandri mengatakan IHSG (-0,76%) ditutup turun 50,34 poin kelevel 6593,06 dengan sektor aneka industri (-1,91%) memimpin pelemahan.

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap USD dan Minimnya sentimen positif membuat IHSG mengiringi pelemahan mayoritas indeks saham di Asia.

Investor asing pun tercatat net sell Rp580,72 miliar dengan saham BBRI dan UNTR menjadi top net sell value investor asing. Bursa saham di Eropa dibuka gap down.

Indeks Eurostoxx (-0,78%), FTSE (-1,03%) dan DAX (-1,03%) dibuka turun lebih dari 1%. Euro turun 0,1% menjadi $ 1,2272, terlemah dalam hampir dua minggu.

Pound Inggris turun 0,2% menjadi $ 1,3889, mencapai posisi terlemah dalam lebih dari satu minggu. Data indeks kinerja manufakturing dan jasa di zona Eropa rilis negatif mayoritas dibawah ekspektasi dengan GDP Inggris melambat. Investor pun menanti pertemuan ECB pada pembahasan kebijakan moneter.

Baca: KPAID Himbau Orangtua Punya Akun Sosmed untuk Meminimalisir Kasus Kejahatan Seksual 

Break out MA5 IHSG secara teknikal menguji level support MA20 dengan pergerakan bearish berindikasi pola double top.

Jika pada perdagangan diakhir pekan ini IHSG tertekan hingga dibawah MA20 (6595) indikasi melanjutkan pelemahan hingga melakukan pengujian support lower bollinger bands dilevel 6500.

"Indikator stochastic terkonfirmasi dead-cross dengan momentum bearish yang cukup kuat sehingga diperkirakan pergerakan akan cenderung kembali menekan dengan rentan 6500-6636. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ASII, BBRI, HRUM, JSMR, UNTR, BRPT, BIPI," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved