LDII-IAIN Pontianak Kerjasama Program Dai Kamtibmas
Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Kalimantan Barat tegaskan komitmen ikut serta dalam upaya menjaga Kamtibmas
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Kalimantan Barat tegaskan komitmen ikut serta dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Provinsi Kalimantan Barat.
Melalui program Pelatihan Dai Kamtibmas, DPW LDII Kalbar melakukan kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (FUAD IAIN) Pontianak di Gedung FUAD IAIN Pontianak, Kamis (22/2/2018) siang.
Baca: Capai Seribu Pendonor, PMI Mempawah Nilai Antusias Masyarakat Donor Darah Meningkat
Ketua DPW LDII Kalbar Susanto mengatakan organisasi kemasyarakatan (ormas) sebagai bagian dari civil society atau masyarakat sipil punya peran strategis dalam rangka jaga kamtibmas.
“LDII memiliki tanggung jawab membantu tugas kepolisian mewujudkan tertib sosial,” ungkapnya saat diwawancarai awak media.
Kerjasama dengan lembaga Perguruan Tinggi seperti IAIN Pontianak merupakan keinginan LDII sejak awal. Sebab,obsesi LDII adalah pembinaan dan pemberdayaan umat, khususnya Kalbar. LDII juga berfokus pada pembinaan generasi penerus (generus) bangsa.
“Sinergisitas sangat diperlukan sebagai dukungan kepada LDII. Baik dari lembaga pendidikan, lembaga pemerintah, pihak swasta maupun kelembagaan lainnya,” jelasnya.
Susanto sambut baik kerjasama dengan IAIN Pontianak sebagai solusi problematika yang dihadapi dalam pembinaan dan pemberdayaan umat. Hingga kini, LDII masih alami keterbatasan Sumber Daya manusia (SDM).
Dengan kerjasama ini, LDII berharap IAIN Pontianak akan mensupport tenaga-tenaga dai profesional. Hal ini dinilai sangat membantu agar pembinaan dan pemberdayaan umat berjalan optimal.
Baca: Bersaing Jadi Top Skor, Ini Komentar Samuel Eko
“Insyaallah, ketika banyak dukungan maka program akan berjalan, output baik dan muaranya adalah terlaksananya pembinaan moralitas,” terangnya.
Kerjasama pihaknya dengan IAIN Pontianak diharapkan dapat melahirkan pemikiran bersama terkait cara membangun dan mengelola sebuah konsep dakwah yang konteksnya kekinian.
“Konsep dakwah kekinian yang mengikuti perkembangan zaman sangat diperlukan. Dai-dai nantinya tidak hanya sekedar berdakwah, namun juga menyampaikan dan mengimbau ajakan kamtibmas kepada umat Islam,” tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kerjasama_20180222_213536.jpg)