Breaking News:

Jeda Hujan Picu Munculnya Titik Api, Warga Diminta Waspada Dampak Asap

Stasiun Klimatologi Mempawah mengingatkan peringatan dini agar selalu waspada dampak asap di sekitar wilayah terpantau titik api di Kalbar

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Pasukan Siaga Karhutla Lanud Supadio menyisir lahan kebakaran di Wilayah Kubu Raya, Jumat (16/2/2018) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH -  Stasiun Klimatologi Mempawah  merilis prospek Iklim dalam masa 5 harian (pentad) Provinsi Kalimantan Barat.

Berdasarkan Pantauan kondisi iklim selama 5 hari terakhir di Kalimantan Barat, tercatat bahwa arah angin sebagian besar dari arah barat dan barat laut.

Baca: Seru! Laga PS Porti Pontianak Uji Coba Melawan SSC Serawak Malaysia

Kecepatan angin terbesar adalah 31 km/jam; suhu udara tertinggi adalah 34.4 °C; suhu udara terendah adalah 19.8 °C; kelembapan udara tertinggi adalah 98%; kelembapan udara terendah adalah 45%; curah hujan harian berkisar antara 0-12 mm/hari.

Jeda hujan yang terjadi beberapa hari terakhir di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat dipengaruhi oleh adanya daerah tekanan rendah di sekitar utara pulau Kalimantan dan selatan pulau Jawa.

Baca: Piaynemo Raja Ampat, Surga Tersembunyi di Timur Indonesia

"Sehingga massa udara di wilayah Kalimantan Barat tertarik ke dua wilayah tersebut,"ujar Kepala Stasiun Klimatologi Mempawah Wandayantolis dalam rilisnya, Sabtu (17/2/2018).

Nilai OLR di sekitar wilayah Kalimantan Barat menunjukkan nilai positif (+) yang diasosiasikan dengan sedikit pertumbuhan awan.

Maka untuk prospek secara umum curah hujan di wilayah Kalimantan Barat diprakirakan berkisar antara 10-50 mm selama 5 hari ke depan dimana wilayah pesisir diprakirakan terjadi curah hujan yang lebih rendah dibanding wilayah hulu.

"Pada tiga hari ke depan diprakirakan masih terjadi jeda hujan di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat, namun setelah itu terdapat potensi terjadi hujan di Kalimantan Barat terutama wilayah hulu,"jelasnya.

Sedangkan suhu udara di wilayah Kalimantan Barat pada 5 hari ke depan diprakirakan berkisar antara 23-31 °C dimana wilayah pesisir diprakirakan lebih panas dari biasanya.

Maka dengan ini Stasiun Klimatologi Mempawah mengingatkan peringatan dini agar selalu waspada dampak asap di sekitar wilayah terpantau titik api di Kalimantan Barat akibat adanya jeda hujan.

Selain itu, dengan adanya potensi hujan yang terjadi di akhir pentad terutama di wilayah hulu Kalimantan Barat, diharapkan masyarakat tidak langsung menggunakan air hujan pertama turun untuk kegiatan konsumsi.

"Dikarenakan jeda hujan yang berlangsung lama berpotensi meningkatkan kadar keasaman air hujan,"jelasnya

Demikian prospek iklim pentad provinsi Kalimantan Barat, sekiranya informasi ini dapat bermanfaat bagi Mitra Iklim Kalbar seiring kian pentiangnya informasi iklim bagi sektor kehidupan masyarakat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved