Breaking News:

Penyelundupan Sabu di Paloh

Benarkan Warga Temajuk Ditangkap Polisi Malaysia, Kapolres Sambas Sangsikan Hal Ini

Kapolres menyangsikan, jika warga Temajuk tersebut disebut memang bekerja sebagai tukang ojek di Desa Temajuk.

Facebook
Barang bukti narkoba dan tersangka yang diamankan PGA Malaysia 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadiprabowo membenarkan adanya penangkapan 5 WNI oleh Polis Gerakan Amm (PGA) Polis Diraja Malaysia (PDRM) di Telok Melano, Lundu, Serawak, Malaysia.

Kelima WNI ini, ditangkap PGA PDRM saat hendak menyelundupkan sekitar 5 kilogram diduga narkoba jenis sabu, dari Kampong Telok Melano, Malaysia menuju Desa Temajuk, Indonesia.

Baca: Ini Kronologis Penangkapan 5 WNI Yang Hendak Selundupkan 5 Kg Sabu dari Telok Melano

Dari 5 WNI tersebut, keseluruhan merupakan warga Kalbar.

Tiga di antaranya warga Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Baca: WNI Ditangkap Seludupkan Narkoba Ke Malaysia, Ini Kata Dirresnarkoba Polda Kalbar

"3 warga Temajuk itu, informasinya cuma disuruh jemput di perbatasan," ungkapnya, Sabtu (17/2/2018).

Kapolres menyangsikan, jika warga Temajuk tersebut disebut memang bekerja sebagai tukang ojek di Desa Temajuk.

"Sepertinya bukan (tukang ojek)," sambungnya.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved