Pesona Alam Raja Ampat
Eksotisme Gugusan Pulau dan Hijaunya Laut Teluk Kabui di Raja Ampat
Gugusan-gugusan pulau kecil di antara air laut yang berwarna biru dan kehijau-hijauan, menambah eksotisnya kawasan destinasi ini.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, RAJA AMPAT - Usai puas nyanyi bersama anak-anak Sawinggrai Village di pulau Gam, District Meos Mansar, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Senin (12/2/2018).
Kami melanjutkan trip menuju destinasi wisata Batu Pensil di kawasan perairan Teluk Kabui.
Gugusan-gugusan pulau kecil di antara air laut yang berwarna biru dan kehijau-hijauan, menambah eksotisnya kawasan destinasi ini.
Dipadu dengan hijaunya pepohonan dan warna putih bebatuan. Kami bahkan sempat berpapasan dengan kapal pesiar wisatawan asing.
(Baca: Dua Barongsai Beraksi di Pintu Kedatangan Bandara Internasional Supadio )
Disebut Batu Pensil, ini lantaran ada batu berbentuk pensil, yang menjulang di antara gugusan pulau di kawasan Teluk Kabui.
Di sini pun telah terbangun tempat kapal-kapal bersandar. Sehingga menjadi spot bagi wisatawan yang hendak mengabadikan foto keindahan alam kawasan tersebut.
Momen di spot ini tak disia-siakan. Wisatawan mengambil berbagai sudut, yang semuanya mengundang decak kagum, betapa indahnya alam Raja Ampat.
Teluk Kabui berada di antara Pulau Waigeo dan Pulau Gam.
Saat matahari menyinari kawasan ini, akan terlihat karang dan ikan. Air laut di sini jernih, sehingga hanya cukup melihat dari atas permukaan air.
Bagi penyuka fotografi, kekayaan biota laut di sini sangat menarik untuk dieksplorasi dengan kamera. Namun harus pastikan cuaca dalam kondisi cerah.
Lanskap Teluk Kabui merupakan perpaduan tebing karst yang menjulang di setiap gugusan pulau. Terpadu apik dengan hijaunya air laut, saat diterpa cahaya matahari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/gugusan-pulau_20180216_165439.jpg)