Torehan Prestasi Mendunia Anak-anak Indonesia di Bidang Sains

Sejak tahun 1990-an, deretan prestasi internasional dan ratusan medali emas, perak, perunggu menjadi bukti nyata.

Torehan Prestasi Mendunia Anak-anak Indonesia di Bidang Sains
NET
Ilustrasi

Laporan Wartawan (mg) Tribun Pontianak, Bella 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bicara soal sains kita pasti akan teringat nama-nama besar dan orang-orang yang sudah besar seperti Albert Einstein, Galileo Galilei, Isaac Newton dan Alexander Graham Bell.

Tidak satupun dari mereka berasal dari Indonesia.

Namun tahukah kamu, kalau Indonesia juga memiliki segudang prestasi mendunia dibidang sains yang ditorehkan oleh anak-anak, alias para pelajar.

Sejak tahun 1990-an, deretan prestasi internasional dan ratusan medali emas, perak, perunggu menjadi bukti nyata bahwa Indonesia memiliki anak-anak yang berbakat di bidang sains.

Berikut Tribun merangkumbeberapa deretan prestasi anak-anak Indonesia di bidang sains :

1. Mengikuti International Physics Olympiad (IPho). Lebih dari seratus medali (emas, perak, perunggu) diraih Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI)  sejak pertama kali mengikuti IPho ke-24 tahun 1993 di Amerika.

2. Mengikuti International Biology Olympiad (IBO) sejak 2000 di Antalya, Turki. Pada 2007 Indonesia meraih medali emas pada kompetisi Biologi Internasional yang dipersembahkan Stephanie Senna. Bahkan hingga saat ini Indonesia selalu meraih prestasi.

3. Mengikuti International Chemistry Olympiad (IChO) ke-40 tahun 2008. Tim Olimpiade Kimia Indonesia berhasil merebut medali emas pertama di ajang akademik bergengsi tingkat dunia itu. Selain emas, Indonesia juga mendapatkan 1 medali perak dan 1 perunggu.

4. Mengikuti International Mathematics Olympiad (IMO), kehadiran Tim Olimpiade Matematika Indonesia selalu diperhitungkan negara lain. Hingga akhirnya medali emas pertama pun dipersembahkan pada IMO ke-54 tahun 2013 di Santa Maria, Kolombia. 

5. Mengikuti International Olympiad in Informatics (IOI), sejak pertama mengikuti ajang tersebut pada IOI 1995 di Belanda, Indonesia berhasil merebut medali perak. Sedangkan emas pertama yang dipersembahkan TOKI bagi Indonesia pada tahun 1997 saat gelaran IOI di Cape Town, Afrika Selatan. Emas kembali diraih TOKI pada IOI tahun 2008 di Kairo, Mesir.

6. Mengikuti International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA), Tim Indonesia masuk dalam posisi 3 dunia pada tahun 2013. Pada IOAA ke-7 itu tim Indonesia meraih 1 medali emas, 1 perak, 1 perunggu, dan dua honorable mention.

7. Mengikuti International Earth Science Olympiad (IESO), pada IESO pertama di Korea Selatan, Indonesia meraih empat medali perunggu. Prestasi medali dilanjutkan dengan meraih 1 perak dan 2 perunggu pada IESO ke-3 di Taiwan.

Medali terus bertambah pada IESO di Argentina pada tahun 2012 dengan 3 medali perak dan 1 perunggu.

8. Mengikuti International Geography Olympiad (IGEO), pada IGEO ke-10 di Kyoto, Jepang, tahun 2013 Indonesia meraih 1 medali perak dan 2 medali perunggu.

Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved