SMA Karya Lakukan Simulasi Jelang UNBK, Ini Mata Pelajaran Yang Dibahas

Mengantisipasi terjadinya kendala, seperti listrik padam, pihak sekolah akan menyurati pihak PLN.

Tayang:
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIVALDI ADE MUSLIADI
Simulasi UNBK : Para siswa SMA Karya Sekadau saat mengikuti simulasi UNBK yang digelar oleh pihak sekolah, untuk persiapan menjelang UNBK pada April mendatang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Menjelang ujian nasional, sejumlah sekolah melaksanakan simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Seperti yang dilaksanakan oleh SMA Karya Sekadau, tampak para siswa seriusin mengerjakan soal-soal pada simulasi tersebut.

Kepala SMA Karya Sekadau Sumardi menuturkan, simulasi UNBK tersebut dilakukan sebagai persiapan menjelang pelaksanaan UNBK pada April mendatang.

“Simulasi dilaksanakan dua hari. Adapun mata pelajaran yang diujikan, tiga mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan satu mata pelajaran jurusan yang dipilih siswa,” ujarnya Kamis (8/2).

(Baca: Hammer Aktive, Koleksi Terbaru untuk Konsumen Penggemar Fashion Sport )

Sedangkan, UNBK yang digelar April mendatang berlangsung selama empat hari. Adapun, sekolah yang bergabung dengan SMA Karya pada UNBK adalah SMA 6 PGRI Belitang.

“Pelaksanaan nantinya menggunakan tiga sesi. Adapun siswa SMA Karya yang menjadi peserta ujian sebanyak 228 dan dari SMA 6 PGRI Belitang sebanyak 29 siswa,” katanya.

Ia berharap, simulasi hingga pelaksanaan UNBK tidak ada kendala. Mengantisipasi terjadinya kendala, seperti listrik padam, pihak sekolah akan menyurati pihak PLN.

“Jaringan dan lain sebagainya lancar. Diantisipasi listrik padam saja,” kata dia.

Untuk itu, ia juga berharap anak dapat mempersiapkan dir dengan baik. UNBK dinilai memiliki integritas yang tinggi. Hal ini menjadi langkah yang baik dalam memajukan dunia pendidikan.

“Kami juga berharap para orang tua membantu mengawasi anak-anaknya, baik itu dirumah dan asrama atau kost. Namanya anak-anak, kalau tidak dikontrol dikhawatirkan dapat melakukan tindakan negatif,” harapnya.

Desi, satu diantara siswa SMA Karya Sekadau yang mengikuti simulasi mengatakan, dengan mengikuti simulasi yang diadakan sekolah, dirinya dapat mengetahui kisi-kisi dan cara dalam menjawab soal.

"Ini kan langsung menggunakan komputer sistemnya beda dengan manual. Jadi kalau dengan ada simulasi ini saya dan teman-teman bisa mengetahui cara menjawab soal," ujarnya.

Desi juga berharap, dengan adanya simulasi UNBK tersebut dirinya dapat mempersiapkan diri menjelang UNBK pada April mendatang. "Harapannya pasti mendapat hasil yang terbaik tentunya," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau, Djemain Burhan mengatakan, padamnya listrik tentu menjadi kendala.

Untuk itu, pihaknya berharap PLN tidak memadamkan listrik selama proses ujian berlangsung. “Biasanya kami mengirimkan surat kepada PLN,” tuturnya.

Djemain mengatakan, yang terpenting dalam hasil ujian, yaitu mutu dan integritas bisa sejalan dan meningkat.

“UN itu cerminan, hasilnya original dan apa adanya. Tanpa harus dibuat-buat, karena pada prinsipnya yang dikejar adalah mutu dan integritasnya,” pungkasnya. (gam)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved