Breaking News:

Curah Hujan Berkurang, Staklim Mempawah Ingatkan Waspada Potensi Tinggi Karhutla

Dengan diperkirakan kondisi curah hujan akan berkurang pada bulan februari, masyarakat diimbau waspada tingginya potensi munculnya titik api

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Wandayantolis, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Mempawah-Kalimantan Barat. 

Curah hujan pada bulan Februari  di Kalimantan barat diprakirakan antara 180-400 mm diprakirakan lebih rendah dibandingkan dengan normalnya (lebih kering dari rata-ratanya) di wilayah pesisir Kalimantan Barat.

Setelah curah hujan yang cukup tinggi diawal Februari diprakirakan akan terjadi penurunan hujan yang signifikan dan terjadi jeda hujan (dryspell) sepanjang 5-10 hari dan curah hujan akan terus berkurang hingga akhir bulan.

Adapun suhu rata-rata diprakirakan akan berkisar antara 28 derajat celcius hingga 31 derajat celcius dimana wilayah pesisir cenderung lebih hangat dibanding daerah hulu.

Berkurangnya curah hujan berpotensi meningkatkan suhu di pesisir wilayah Kalimantan Barat.

Maka dengan diperkirakan kondisi curah hujan akan berkurang pada bulan februari, masyarakat diimbau untuk waspada  terhadap tingginya potensi munculnya titik api penyebab kebakaran hutan dan lahan.

Serta dipersiapkan cadangan air untuk masyarakat di wilayah Kalimantan Barat yang menggunakan air hujan sebagai cadangan air utama.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved