Daerah Kepulauan di Kayong Utara Potensi Jadi Pariwisata Unggulan

Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid menuturkan jika 40 persen kawasan Kayong Utara merupakan kawasan Hutan Lindung.

Daerah Kepulauan di Kayong Utara Potensi Jadi Pariwisata Unggulan
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Seorang anak bersepeda tengah melintasi kawasan wisata Pantai Pulau Datok Sukadana, Senin (5/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Wilayah Administrasi Kayong Utara yang merupakan daerah daratan dan lautan mempunyai keuntungan tersendiri bagi daerah ini.

Dengan kondisi alam tersebut tentu memiliki potensi pariwisata yang sangat menjanjikan bagi Kayong Utara.

Baca: Dukungan Makin Menguat, Ribuan Masyarakat Nyatakan Siap Menangkan Midji-Norsan

Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid menuturkan jika 40 persen kawasan Kayong Utara merupakan kawasan Hutan Lindung.

"Kayong memiliki wilayah sekitar 4600 KM persegi dan 40 persen hutannya merupakan kawasan hutan lindung, selain itu, sebagian wilayah KKU juga merupakan perairan," ucap Bupati Kayong Utara dua periode ini, Senin (5/2/2018).

Daerah yang banyak merupakan lautan ini ditambah luasnya hutan lindung, menurut Hildi itu adalah potensi bagi pariwisata yang ada di KKU.

Cukup komplit objek wisata yang dimiliki oleh KKU, selain ada laut, pantai, gunung sampai hutan lindung yang memiliki potensi besar dikembangkan.

Bahkan pada saat kunjungan Penjabat Gubernur Kalbar, Doddi Riyadmaji beberapa hari sebelumnya dengan kondisi wilayah KKU tersebut sangat kecil yang bisa dimanfaatkan karena adanya aturan mengenai hutan lindung atau Taman Nasional.

Baca: Polres Singkawang Berikan Pelatihan Dasar Identifikasi Anggota Saka Bhayangkara

Maka dari itulah, untuk memanfaatkan wilayah KKU sehingga bisa memberikan manfaat dan khususnya pemasukan bagi daerah harus mengembangkan pariwisata yang ada.

Selain itu, 2016 lalu Kayong Utara dipercaya oleh pemerintah pusat untuk menjadi tuan rumah perhelatan akbar yaitu Sail Katimata yang kini masih menyisakan bekas-bekas kegiatan yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah setempat untuk memajukan pariwisata yang ada.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved