Maut di Trans Kalimantan

Kronologi Kecelakaan Maut yang Renggut Nyawa 11 Peziarah dari Pontianak

Hingga berita ini diturunkan polisi masih memeriksa atau memintai keterangan dari sopir truk Ahmad Rianur terkait kejadian kecelakaan maut.

Editor: Marlen Sitinjak
Instagram
Warga saat berada di lokasi kecelakaan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PUNDU - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Sabtu (3/2/2018) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. 

Berikut ini kronologi kecelakaan yang menewaskan rombongan peziarah dari Pontianak tersebut:

(Baca: Peziarah Asal Pontianak Kecelakaan Maut di Trans Kalimantan! 11 Orang Tewas )

Kapolsek Pundu Kecamatan Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, Iptu Rahmad, melaporkan terkait kecelakaan maut antara armada dump truk dan sebuah mobil pikap yang berisi 15 orang warga yang menewaskan sebelas orang dan tiga lainnya luka parah.

Rahmad menjelaskan kecelakaan yang terjadi di wilayah hukumnya di Cempaga Hulu, Jalan Tjilik Riwut Km.32 Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten, Kotim, Sabtu (3 /2/ 2018 ) pukul 06.00 WIB.

Polisi masih memeriksa atau memintai keterangan dari sopir truk Ahmad Rianur terkait kejadian kecelakaan maut.

(Baca: Paul Pogba Belum Cukup, Man United Incar Tiga Gelandang Lintas Benua )

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan tersebut, antara mobil mitshubisi dump truk warna kuning dengan Nopol DA 1983 TN yang dikemudikan Ahmad Rianur (21) asal Tamiyang Layang (Bartim).

Polisi masih memeriksa atau memintai keterangan dari sopir truk Ahmad Rianur terkait kejadian <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/kecelakaan' title='kecelakaan'>kecelakaan</a> maut.

Polisi masih memeriksa atau memintai keterangan dari sopir truk Ahmad Rianur terkait kejadian kecelakaan maut. (IStimewa dari warga via Tribun Kalteng)

Saat itu, truk yang dikemudikan Ahmad Rianur yang membawa semen melaju dari arah Palangkaraya menuju Sampit.

Saat di Desa Pundu bertabrakan dengan mobil pikap Mitshubisi T.120 s warna hitam dengan Nopol KB.8629 yang belum diketahui identitasnya.

(Baca: Wow, Ternyata Bupati Paolus Hadi Hobi Main Musik Loh, Netter : Inspiratif )

Mobil Pikap tersebut melaju dari arah Sampit menuju arah Palangkaraya, bermuatan penumpang sebanyak 15 orang.

"Saat di poros Jalan Tjilik Riwut Km.32 terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban penumpang meninggal dunia 11 orang dan luka berat 3 orang," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan polisi masih memeriksa atau memintai keterangan dari sopir truk Ahmad Rianur terkait kejadian kecelakaan maut.

"Dia masih kami amankan di Mapolsek," ujarnya. (TRIBUNKALTENG.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved