Smart Woman

Jatuh Cinta Dengan Mengajar

Selama setahun yang lalu Nini juga disibukkan dengan berbagai promosi bahasa Indonesia agar penggunanya dapat berbahasa dengan baik dan benar.

Jatuh Cinta Dengan Mengajar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ LEO PRIMA
Duta Bahasa 2017, Sudharni 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Listya Sekar Siwi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anak muda harus punya kegiatan yang bermanfaat bagi dirinya sendiri ataupun orang lain, satu diantara caranya adalah dengan mendidik.

Begitu juga nih dengan teman kita yang satu ini. Mengajar bagi Duta Bahasa 2017, Sudharni udah jadi identitas dirinya. Makanya dia juga tergabung di Aku Belajar, menjadi sukarelawan.

Baca: Uniknya Nasi Goreng Bungkus Daun Teratai ala Aston Pontianak

 "Di Aku Belajar, saya jadi sukarelawan tahun 2015 angkatan keempat. Jadi kami itu mengajar anak-anak di daerah marginal selama 4 bulan dan sekarang saya jadi sekretaris di organisasi itu," jelasnya.

 Selain itu, Nini juga ngajar di SMP Muhammadiyah 1 dan juga di  Excellence English Studio. Di SMP muhammadiah ia mengajar ekskul dari senin sampe kamis, sementara saat ini baru senin sampe rabu.

Baca: Keluarga Korban Laka Maut di Kalteng Terpukul, Korban Pergi Tanpa Kata Pulang Tinggal Nama

Selain mengajar, selama setahun yang lalu Nini juga disibukkan dengan berbagai promosi bahasa Indonesia agar penggunanya dapat berbahasa dengan baik dan benar. 

"Baik dan benar ini banyak yang disalahpahamkan, banyak yang bilang baik dan benar itu baku padahal nggak gitu, baik dan benar ini maksudnya tepat pada tempatnya. Misal di situasi yang formal harus bahasa baku, beda dengan yang sehari-hari pakailah yang baik. Dan juga kalau misalnya kita benar-benar pengen promo bahasa Indonesia ngomongnya harus bahasa Indonesia," terangnya.

Contoh kegiatan yang dijalankan tahun 2017 yaitu program pawai literasi, lomba-lomba buat puisi, pantun, ajak anak-anak cinta literasi, serta kegiatan cinta baca yang juga kerja sama dengan aku belajar. 

"Program saya ada belajar bahasa Indonesia berbasis teknologi, saya merancang sebuah pengajaran melibatkan karakter Dora. Anak-anak diberi materi contohnya materi naratif yang mereka seolah-olah dibuat seperti harus menyelesaikan dengan petualangan target di panti asuhan Nur Fauzi. Anak-anaknya respon positif," ungkapnya.

Nah, berkat program-program yang ia buat dan jalankan, untuk pertama kalinya Kalbar masuk ke 10 besar Duta Bahasa di tingkat nasional. Waaah selamat ya Nini.

Penulis: Listya Sekar Siwi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved