Pengamat: Verifikasi Faktual Bentuk Keadilan

Tetapi untuk verifikasi faktual memang perlu dilakukan karena sesuai dengan undang-undang yang baru...

Pengamat: Verifikasi Faktual Bentuk Keadilan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / FILE
Pengamat Politik dan Sosial Untan, Ngusmanto 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Pengamat Sosial Untan, Ngusmanto menilai sesuai peraturan atau undang-undang yang berlaku memang KPU harus melakukan verifikasi kepada partai yang lama maupun partai-partai pendatang baru.

Kenapa ini harus dilakukan, tentu saja karena sebagai bentuk keadilan.

Baca: Partai Nasdem Sintang Penuhi Semua Kebutuhan Verifikasi, Yakin Dapat Tanggapan Positif KPU

Mungkin yang lama mengatakan ini menyulitkan kita, itu tidak adil.

Tetapi untuk verifikasi faktual memang perlu dilakukan karena sesuai dengan undang-undang yang baru.

Jadi untuk menjaga keadilan walaupun lama tetap harus diberlakukan sama dengan yang pendatang baru.

Baca: KPU Verifikasi, Semua Pengurus Partai Hanura Ketapang Dicek

Kemudian kita juga tidak menutup mata bahwa sebagian partai ini kan ada yang mengalami konflik internal. Jadi dengan konflik yang terjadi memungkinkan yang dulunya itu sudah bagus bisa saja jadi persoalan karena pengurusnya diganti. Ini juga perlu diverifikasi secara faktual.

Kita lihat baru-baru ini misalnya Hanura, dulunya PPP, jadi yang seperti ini alasan harus dilaksanakan verifikasi faktual. Kecuali jika nanti aturan baru lagi mengatakan bahwa yang diverifikasi itu hanya pendatang baru. Tapi ini semua berdasarkan undang-undang baru.

Halaman
12
Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved