Warga Tebas Ini Idap Tumor Tulang, Sekujur Tubuh Penuh Benjolan

Dijelaskan juga, ditambah lagi dengan adanya patah tulang belakang, menyebabkan Rahmani kesulitan untuk berjalan sebagaimana biasanya.

Warga Tebas Ini Idap Tumor Tulang, Sekujur Tubuh Penuh Benjolan
Facebook
Rahmani, warga Sempalai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, yang menderita tumor tulang. 

Laporan Wartawan Tribunpontianak.co.id, Hasyim Ashari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TEBAS - Akun Facebook Al-Mumtaz Peduli Kalbar mengunggah foto seorang warga Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Rahmani, yang menderita tumor tulang.

Foto-fotonya diunggah di Grup Pontianak Informasi (PI), Jumat (26/1/2018).

“Relawan kami masih sedikit kontinyu menyalurkan bantuan untuk Bang Rahmani. Bang Rahmani menderita tumor tulang, hingga adanya benjolan di sekujur tubuhnya. Pernah kami dampingi hingga ke rumah sakit sudarso, namun secara medis sudah relatif sulit disembuhkan,” tulis Al-Mumtaz Peduli Kalbar.

Baca: 8 Fakta Mas Munir Asal Kalbar, Manusia Kayu Selama 38 Tahun dan Kisah Mistis Masa Lalu!

Dijelaskan juga, ditambah lagi dengan adanya patah tulang belakang, menyebabkan Rahmani kesulitan untuk berjalan sebagaimana biasanya.

“Tulang belakang patah, didapat setelah ikut membantu membangun masjid di kampungnya, patahan dinding masjid lama menimpanya, sebabkan patah tulang bagian belakang,” tulisnya lagi.

Al-Mumtaz Peduli Kalbar pun mengajak sesama untuk membantu pengadaan sembako bagi keluarga Rahmani.

“Kini Rahmani masih dirawat bersama ibunya yang masih setia. Rahmani, warga transmigrasi dari Yogyakarta. Bantuan sembako pun juga dibantu dengan bantuan lainnya, seperti obat-obat untuk menghilangkan sedikit gatal pada lukanya di bagian belakang tubuh Rahmani., Rahmani berasal dari Tebas, Sempalai. Sambas,” tulisnya lagi.

Baca: Hotman Paris Ungkap Sejumlah Artis Alami Pelecehan Seksual, Oknum Dokter Kandungan Masukan Ini

Bantuan juga bisa disalurkan melalui BSM 709 9797 988 Bank Syariah Mandiri an Al Mumtaz Peduli.

Untuk konfirmasi bantuan bisa via 0857 05608633 (SMS/WA)

“Kami salurkan bantuan doantur dalam bentuk barang dan uang. Secara real time per bulan jika dana mencukupi. Kami masih diskusikan apakah jika bantuan memadai, bisa dijadikan modal usaha,” tulis Al Mumtaz Peduli. (*)

Penulis: Hasyim Ashari
Editor: Agus Pujianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved