Berita Video

Beginilah Ekspresi Para Lansia Saat Diajarkan Menulis dan Membaca

Iptu Ronald menjelaskan, lantaran merasa ada kejanggalan, ia kemudian menindaklanjuti hal ini, dengan menyambangi Kantor UPT Disdikbud Selakau.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kapolsek Selakau, Iptu Ronald Deny Napitupulu mengungkapkan, sejak dua bulan terakhir, Ia bersama personel Polsek Selakau dan Koramil 1202-13/ Selakau melaksanakan kegiatan pemberantasan buta huruf (Aksara) di Kecamatan Selakau.

Awalnya, pemberantasan buta aksara dilaksanakan Kapolsek Selakau bersama 3 personel Bhabinkamtibmas, bekerjasama dengan Koramil Selakau dan UPT Disdikbud Kecamatam Selakau.

Baca: Semangat Lansia Buta Huruf Selakau Belajar Membaca dan Menulis, Pengajarnya Bikin Salut!

"Yang melatarbelakangi kegiatan sosial ini, berawal saat kami ketahui, ada satu di antara warga datang ke Polsek Selakau untuk melaporkan barang berharga dan surat-surat penting miliknya yang hilang. Tapi warga yang hendak melapor tersebut tidak dapat membaca dan menulis, bahkan tidak bisa tanda tangan," ungkapnya usai mengajar lansia kelompok belajar Bunga Desa, Kamis (25/1/2018).

Iptu Ronald menjelaskan, lantaran merasa ada kejanggalan, ia kemudian menindaklanjuti hal ini, dengan menyambangi Kantor UPT Disdikbud Selakau.

Baca: Seperti Ini Sulitnya Warga Buta Huruf Asal Sambas Membaca Tulisan

Iptu Ronald hendak bertemu langsung dengan Kepala UPT Selakau, Laili SPd SD, dengan maksud dan tujuan hendak mengecek kebenaran dari informasi awal yang diperolehnya.

Dari hasil konfirmasi tersebut, diperolehlah keterangan dari Kepala UPT Selakau.

Laili membenarkan masih banyak warga di Kecamatan Selakau yang buta aksara, dan diperoleh data awal penduduk buta aksara di Kecamatan Selakau, tercatat sekitar 200 warga.

Halaman
1234
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved