Harga Rumah Subsidi Naik Rp 7 Juta, Pengembang Khawatirkan Daya Beli Masyarakat

Perumahan subsidi Rp135 juta dengan adanya kenaikan sebesar Rp7 juta, Per Januari 2018

Harga Rumah Subsidi Naik Rp 7 Juta, Pengembang Khawatirkan Daya Beli Masyarakat
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
perumahaan di Kabupaten Kubu Raya 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengeluarkan ketetapan kenaikan harga rumah subsidi.

Jika sebelumnya harga perumahan subsidi Rp 135 juta dengan adanya kenaikan sebesar Rp 7 juta, Per Januari 2018 harga rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) naik menjadi Rp 142 juta.

Baca: Perumahan Nelayan Tergenang Pasang Air Laut

Salah satu pengembang di Kota Pontianak, Mansur yang merupakan Owner Perumahan Kota Raya mengatakan perlu di garis bawahi bahwa tidak semua develover menaikkan harga rumah Rp142 juta.

Mansur mengatakan masih ada yang menjual harga rumah di bawah Rp142 juta.

"Kenaikan perumahan subsidi Rp 7 juta sesuai PMK pada tahun 2018. Pemerintah menaikkan harga rumah subsidi tertinggi Rp 142 juta untuk zona Kalimantan. Perlu di garis bawahi bahwa tidak semua develover langsung menaikan denga harga Rp 142 juta. Masih ada yang menjual dibawah harga tersebut," ujar Mansur pada Selasa (23/1/2018).

Baca: Pelatih Kancil BBK Pontianak Arief Kurniawan, Yakin Bentuk Tim Lebih Baik

Meski di satu sisi menguntungkan pengembang, namun Mansur mengkhawatirkan daya beli.

"Kenaikan harga dimaksud untuk penyeragaman harga tertinggi zona Kalimantan sesuai dengan atauran yang diberlakukan oleh pemerintah. Kami selaku penjual merasa senang, tetapi apakah konsumen bisa serta merta tertarik membeli dengan harga Rp 142 juta tersebut," ungkapnya. (*)

Kondisi ekonomi masyarakat yang belum pulih lantaran harga komoditas yang belum stabil kata Mansur menjadi menyebabnya. Namun pihaknya akan meningkatkan mutu bangunan untuk mengimbangi kenaikan harga. "Ini yang perlu kami pikirkan apakah konsumen mau membeli dengan kenaikan harga tersebut. Apalagi keadaan ekonomi saat ini. Selain meningkatkan mutu bangunan kita juga menyesuaikan lokasi dengan harga Rp142 juta," ujarnya

Penulis: Maskartini
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved