Kepengurusan HMI Cabang Sintang Resmi Dilantik, Ini Pesan Untuk Pengurus

Kurniawan mengatakan tahun 2019 adalah puncaknya politik di mana kita ingin merayakan konsolidasi demokrasi sebagai buah dari cita reformasi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Kalimantan Barat M.Faiz melantik Kepengurusan (HMI) Cabang Kabupaten Sintang periode 2017-2018 di Balai Ruai Komplek Rumah Jabatan Bupati Sintang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Kalimantan Barat M.Faiz melantik Kepengurusan (HMI) Cabang Kabupaten Sintang periode 2017-2018 di Balai Ruai Komplek Rumah Jabatan Bupati Sintang Minggu (21/1/18) malam.

Kegiatan tersebut turut di hadiri Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Kurniawan yang mewakili Bupati Sintang, Ketua Umum MD KAHMI Kabupaten Sintang Erwan Candra serta unsur terkait lainnya.

Baca: Tokoh Masyarakat Apresiasi Penertiban Tipiring yang Dilakukan Polres Sintang

Dalam sambutannya, Kurniawan mengatakan Pemkab Sintang memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas pelantikan kepengurusan HMI Cabang Sintang 2017-2018, atas tersebut dirinya menyampaikan pesan Bupati Sintang.

Baca: Lantik Direktur PDAM, Jarot Jelaskan Pilar-pilar dalam Proses Kepemimpinan

"Pertama yang perlu dimiliki oleh HMI ke depan dalam rangka mengemban tugas sejarahnya adalah dia harus membangun karakter karakter yang unggul karakter yang berbeda dengan orang lain," ujar Kurniawan.

Kemudian yang berikutnya adalah independensi. Independensi HMI hari ini sangat sangat dituntut untuk mampu meletakkan posisinya tidak berada di kiri atau kanan.

Tidak terhanyut ke dalam eforia dan pragmatisme politik.

Terlebih jelas, Kurniawan tahun 2019 adalah puncaknya politik di mana kita ingin merayakan konsolidasi demokrasi kita sebagai buah dari cita-cita reformasi maka independensi HMI harus ditegakkan di tahun politik.

“Tidak boleh terombang-ambing oleh pragmatisme politik yang sekarang sudah luar biasa mengepung kita. Apalagi tahun 2018 kita sudah memasuki tahun politik, kemudian puncaknya di tahun berikutnya,” jelas Kurniawan.

Kemudian selanjutnya adalah kepedulian. Bahkan dalam agama Islam mengatakan Khairunnas anfa'uhum Linnas artinya manusia yang terbaik itu adalah manusia yang bermanfaat kepada orang lain dan peduli itu adalah jalan menuju ke manfaat itu.

Untuk itu mahasiswa diminta kenali tugas tadi sebagai kekuatan moral sebagai, kekuatan pengawasan sosial dan sebagai perubahan sosial.

"Hal itu akan bisa anda bawa dalam jiwa manakala anda punya yang namanya karakter, anda punya yang namanya netralitas atau independensi dan saudara berpegang teguh kepada kepedulian,”ujar Kurniawan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved