Breaking News

Kasatlantas Kayong Utara Upayakan 2018 Tak Terjadi Laka, Ini Langkah Yang Dilakukan

Adapun korban meninggal dunia akibat laka ini untuk di tahun 2017 ada 8 korban meninggal dunia, dan jumlah tilang ditahun 2017 mencapai 1.438.

Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZI
Kasat Lantas Polres Kayong Utara Iptu Sulardi menunjukan beberapa tanda rambu lalulintas kepada siswa Taman Kanak-kanak. 

Laporan Wartawan Tribun Potianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Tahun 2017, Polres Kayong Utara, khususnya di Satuan Lalulintas menangani 23 kasus laka.

Kasatlantas Polres Kayong Utara Iptu Sulardi, adapun korban meninggal dunia akibat laka ini untuk di tahun 2017 ada 8 korban meninggal dunia, dan jumlah tilang ditahun 2017 mencapai 1.438.

Baca: Kartius-Pensong Tegang Satu Jam Saat Penyerahan Berkas Perbaikan

"Untuk diketahui bersama Kayong Utara daerah yang baru berkembang dalam satu bulan sudah ada dua kasus kecelakaan yang kita tindak lanjuti. Dan kita upayakan paling tidak ditahun 2018 ini tidak ada laka, atau pun kita bersama - sama dapat menekan angka laka lantas di Kayong Utara ini,"terang Iptu Sulardi, Minggu (21/1/2018).

Selain itu, diakuinya pihak Polres juga sudah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah daerah, agar dapat bersama-sama menekan angka pelanggaran dan kematian di jalan raya.

"Kita ada rapat bersama Pemda Kayong Utara juga, dan ini telah kita sampaikan, mengingat hal ini cukup penting, bagaimana caranya untuk menekan angka kecalakaan. Selain itu juga kedepannya kita akan kembali melakukan penertiban kendaraan angkutan ekspedisi yang kelebihan muatan,"ungkapnya.

Baca: Piala Presiden - Persib vs PSMS, Djadjang Santai Hadapi Mantan, Gomez Ingatkan Pemainnya

Selain itu, kata dia untuk hal yang perlu juga di perhatikan, terutama khususnya dalam kota Sukadana, masih minim sarana dan prasarana yang ada, diantaranya zebra cross.

"Dalam hal ini juga telah kita sampaikan, dan telah dapat dukungan oleh Pemda. Mengingat ini begitu penting keberadaan zebra cross di setiap sekolah- sekolah yang ada di Kayong Utara,"katanya.

Selain itu, kata dia untuk tingkat laka lantas di Kayong Utara ini lebih dominan terjadi pada pengguna sepeda motor, yang tidak dilengkapi dengan menggunakan helem. "Yang paling banyak terjadi di Kayong Utara ini, tingkat pelanggaran lalu lintas dan korban laka lantas banyak terjadi pada pengguna sepeda motor, yang tidak menggunakan helem,"ujarnya.

Baca: KPU Terima Berkas Perbaikan Dukungan Kartis - Pensong Pada Detik-Detik Terakhir

Untuk itu, Kasat lantas Polres Kayong Utara berpesan kepada seluruh masyarakat Kayong Utara, maupun pengendara lainnya agar dapat mentaati aturan lalu lintas yang ada.

"Melihat data kita yang ada, bisa dikatakan cukup besar laka lantas yang tejadi di Kayong Utara, begitu juga dengan pelanggaran lalu lintas. Untuk itu mari kita bersama - sama ciptakan rasa aman nyaman dan patuhi aturan dalam berkendaraan,"pesannya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved