57 KK di Kelurahan Siantan Hulu Mendaftar Sebagai Korban Banjir

Hujan mengguyur Kota Pontianak dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di beberapa titik yang ada di Kelurahan Siantan Hulu

57 KK di Kelurahan Siantan Hulu Mendaftar Sebagai Korban Banjir - banjir_20180114_131011.jpg
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Seorang anak berada di kawasan banjir yang merendam rumah warga dan sekolah yang berada di wilayah kelurahan Siantan Hulu, Minggu (14/01/2018
57 KK di Kelurahan Siantan Hulu Mendaftar Sebagai Korban Banjir - banjir_20180114_131153.jpg
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Banjir merendam rumah warga dan sekolah yang berada di wilayah kelurahan Siantan Hulu, Minggu (14/01/2018

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID.PONTIANAK - Hujan yang mengguyur Kota Pontianak dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di beberapa titik yang ada di Kelurahan Siantan Hulu, Minggu (14/01/2018) pagi.

Menurut Sri Jumaini selaku Sekretaris Kelurahan Siantan Hulu, untuk saat ini sudah terdapat 57 kepala keluarga dari 3 RW yang telah mendaftarkan diri ke kelurahan Siantan Hulu.

Namun, dirinya mengatakan bahwa kemungkinan besar masih banyak lagi korban yang terdampak banjir.

"Ini yang mendaftar kan diri ke kelurahan yang rumahnya kebetulan memang dekat dengan kantor, jumlahnya sudah 57 Kaka dari 3 RW, namun dari pihak kami kelurahan, tadi juga ada babinsa, BPBD, Babinkamtibmas, dari puskesmaa juga sudah turun untuk mendata. untuk satu RW saja jumlah KK-nya mencapai ratusan, jadi bisa di katakan kalau jumlah korban banjir ini pasti banyak sekali," tuturnya.

Baca: Pontianak Banjir, Walikota Terangkan Topografi Daerah dan Siapkan Bantuan

Fatimah seorang warga dari RW 36 mengatakan bahwa memang sering terjadi banjir di wilayah tersebut, namun tidak pernah sampai masuk kerumah.

"Banjir tadi udah masuk ke rumah saye, dapur tu sudah masuk air. Kalau hujan deras beberapa hari, memang sering banjir, tapi ndak pernah sampai rumah, paling halaman same jalan jak," ungkapnya.

Baca: Pengen Niat Baik, Polisi ini Malah Dihujat, Tonton Video Aksi Kontroversialnya!

Sri Jumaini mengatakan bahwa warga yang telah mendaftar kan diri masih belum mengungsi ke kantor kelurahan, warga masih menunggu, bila keadaan tidak memungkinkan baru warga akan mengungsi kekantor kelurahan.

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved