Truk Terguling di Sungai Laur Karena Menghindari Razia Polisi
Truk tersebut terguling di Jl As Tonggo Blok 46 Camp 51 Divisi III Desa Teluk Bayur Kecamatan Sungai Laur.
Penulis: Subandi | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Satu Dump Truck Mitsubhisi Canter KB 9856 QL warna kuning kecelakaan lalulintas. Truk tersebut terguling di Jl As Tonggo Blok 46 Camp 51 Divisi III Desa Teluk Bayur Kecamatan Sungai Laur, Kamis (11/1) sekitar pukul 16.00 WIB.
Sehingga menyebabkan sopir luka parah hingga kritis dan kernetnya meninggal dua. Kapolres Ketapang, AKPB Sunario meceritakan kecelakaan truk di Kecamatan Sungai Laur itu bermula ketika ia mendapatkan informasi dari masyarakat pada Rabu (10/1) skitar pukul 21.00 WIB.
Masyarakat itu mengaku warga Kecamatan Hulu Sungai dan menyampaikan bahwa akan ada lima truk membawa kayu diduga ilegal dari Kecamatan Sandai ke Pontianak. Kemudian ia memerintahkan Kapolsek Sandai, Simpang Dua, Sungai Laur dan Kapolsek Simpang Hulu.
“Saya perintahkan semua Kapolsek itu untuk menindaklanjuti informasi tersebut. Ternyata informasi akan ada anggota menghadang truk termonitor. Serta diketahui pemilik dan para sopir truk pengangkut kayu tersebut,” ungkapnya.
Baca: Truk Bawa Kayu Kecelakaan di Ketapang, Seorang Kernet Tewas di Lokasi
Sehingg sopir yang sedang membawa kayu dari Sandai ke arah Kecamatan Sungai Laur berbalik arah sebelum sampai Polsek Sungai Laur. Kemudian tiga truk diketahui langsung membongkar kayunya di tepi hutan masih di wilayah Sandai.
Sedangkan dua truk hanya mengurangi muatannya di tepi hutan Sandai juga. Kemudian nekat melarikan sebagian kayunya itu melalui Jl blok PT PTS. “Jadi dua truk itu dari Sandai sebelum sampai ke Polsek Sungai Laur berbelok arah,” tutur Kapolres.
“Lantaran mereka tahu anggota sudah menunggunya di Laur. Namun karena kondisi kondisi hujan dan jalan yang mereka lalui licin. Sehingga menyebabkan satu truk amblas dan satu lagi terguling hingga satu korban meninggal,” lanjutnya.
Sebab itu Kapolres menegaskan truk yang kecelakaan itu karena menghindari akan dilakukan penindakan oleh Kepolisian. “Jadi saat ini anggota sedang mengevakuasi truk yang kecelakaan dan mengankan kayu-kayunya ke Polsek Laur,” ucapnya,
Kapolres menambahkan terhadap tiga truk lainnya sudah tidak diketahui. Pihaknya juga sedang menyusuri keberadaan kayu-kayunya. Kemudian terhadap sopir truk yang selamat menurutnya juga belum diperiksa dan dimintai keterangan.
Lantaran sedang menemani satu temannya yang sedang kritis. “Tapi nanti pasti akan kita minta keterangan kayu itu milik siapa. Jika memang kayu-kayunya tak memiliki dokumen sah maka tetap akan kita tindak tegas,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/razia-truk_20180112_144849.jpg)