Humas PT MJM Group Minta Peserta Pelatihan Praktik Langsung di Lapangan
Dari ilmu atau materi yang disampaikan narasumber, peserta praktikan langsung ke lapangan supaya materi ini bisa menyambung.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin
Bupati Sintang Menutup Rangkaian Pelatihan Pengelolaan Koperasi Perkebunan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang Jarot Winarno menutup rangkaian kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pengelolaan Koperasi Perkebunan bertempat di Aula CU Keling Kumang, Jalan JC Oevang Oeray Sintang, Kamis (11/1/2018) pagi.
Kegiatan ini diselenggarakan perusahaan perkebunan PT Makmur Jaya Malindo (MJM) Group dan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang.
Peserta berasal dari Koperasi Perkebunan (Kopbun) Sepayan Jaya di Desa Sumber Sari, Kecamatan Ketungau Tengah. Koperasi perkebunan Jaya Bersama di Desa Mungguk Entawak, Kecamatan Ketungau Hulu.
Manajer Humas PT MJM Group, Sugeng mengatakan setelah selesainya pelatihan yang berjalan selama tiga hari. Peserta kemudian akan akan praktik langsung ke Koperasi Harapan Jaya, Desa Dak Jaya, Kecamatan Binjai Hulu.
"Kita seperti studi bandinglah ke sana. Dari ilmu atau materi yang disampaikan narasumber, peserta praktikan langsung ke lapangan supaya materi ini bisa menyambung. Kalau tidak kita praktikan takutnya mereka lupa," jelasnya.
(Baca: Pasangan Paolus Hadi-Ontot Tes Kesehatan Besok )
Dikatakannya bahwa di Koperasi Harapan Jaya sudah menggunakan sistem aplikasi yang lebih maju. Bahkan selain usaha pokok berupa sawit, koperasi tersebut juga memiliki usaha lainnya berupa waserda dan kompos.
"Mungkin satu hari ini saja sampai mereka bisa menerapkan. Inilah tujuan kita mau studi banding supaya bisa menelurkan di koperasinya masing-masing. Sehingga materi pelatihan yang kita sampaikan juga dapat diterapkan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jarot-winarno_20180111_222924.jpg)