Pilgub Kalbar
Karolin : Jangan Ragukan Kejantanan Saya
"Seorang perempuan yang pertama kali mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan Kalbar. Apalagi jika saya jadi Gubernur," timpalnya.
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Calon Gubernur Kalimantan Barat Periode 2018-2023, Karolin Margret Natasa menjawab pertanyaan sebagian orang yang meragukan dirinya. Seperti diketahui, ia menjadi satu-satunya wanita yang bertarung dan berani maju sebagai Calon Gubernur Kalbar pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018.
"Saya secara biologis perempuan, tapi jangan ragukan kejantanan saya. Dengan tekad bulat, saya bersama Pak Gidot sudah memutuskan untuk mengabdikan diri, waktu tenaga dan bakti kami untuk meneruskan pembangunan di Kalbar, terutama untuk masyarakat pedalaman," ungkapnya saat pidato politik pertama Deklarasi Parade Budaya Karol-Gidot Untuk Semua di Rumah Radakng Pontianak, Jalan Sutan Syahrir Pontianak, Rabu (10/1/2018) siang.
Baca: Hadiri Deklarasi Karol-Gidot, Lasarus: Sangat Legowo Saya
Karol menambahkan pencalonan dirinya sebagai calon pemimpin Kalbar merupakan catatan sejarah di bumi Kalbar.
"Seorang perempuan yang pertama kali mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan Kalbar. Apalagi jika saya jadi Gubernur," timpalnya.
Baca: Kasdi Larang Jajarannya Berpolitik Membawa Isu SARA, Fokus Gerakkan Pemenangan Karol-Gidot
Kehadiran dirinya di panggung politik menjadi perwakilan para perempuan di Kalbar. Kaum perempuan yang menginginkan Kalbar semakin baik di masa mendatang.
"Wahai kaum perempuan mohon dukungannya untuk saya menjadi Gubernur Kalbar. Kita berjuang bersama," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/deklarasi_20180110_194926.jpg)