Mapala BMRB Politeknik Ketapang Laksanakan Gerakan Penghijauan Alam

Ia memaparkan jenis pohon yang ditanam di antaranya trembesi serta pohon besar lokal dan jenis pohon buah-buahan.

Mapala BMRB Politeknik Ketapang Laksanakan Gerakan Penghijauan Alam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Anggota Mapala BMRB Politeknik Negeri Ketapang foto bersama beberapa warga dan anggota Karang Taruna Desa Balaban Tujuh Kecamatan Tumbang Titi saat melakukan kegiatan penghijauan alam di desa itu belum lama ini. 

Pemantauan selama tiga bulan satu kali untuk memastikan agar pohon yang ditanam hidup hingga nanti tumbuh besar.

“Kemudian selama ini mungkin banyak masyarakat awam yang tidak paham akan pentingnya menjaga lingkungan. Jadi kita juga memberikan pemahaman pada mereka terkait pentingnya tumbuhan bagi kehidupan dan lingkungan,” ucapnya.

Kepala Desa Belaban Tujuh, Awaldi berterimakasih terhadap pelaksana kegiatan itu. Pihaknya juga sangat senang dan bangga dikunjungi para mahasiswa tersebut. Lantaran menurutnya baru kali ini desanya dikunjungi oleh mahasiswa.

“Kami sangat senang dana bangga telah dikunjungi para mahasiswa ini. Lebih kurang 20 tahun desa kami ini berdiri baru kali ini dikunjungi mahasiswa,” katanya melalui rilis Yogi Firnandi kepada awak media di Ketapang, Senin (8/1).

Terlebih para mahasiswaa juga melaksanakan kegiatan yang sangat positf yakni untuk penghijauan di desanya. Sehingga kegiatan tersebut tentu sangat beguna khususnya bagi pihaknya dan masyarakat di desanya.

“Apalagi selain penanaman pohon masyarakat kita juga diberi sosialisasi atau pemahaman tentang  pentingnya menjaga alam. Sehingga untuk senantiasa tetap hijau dan menjaga hutan yang sebagai paru-parudunia,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan kegiatan Mapala BMRB Politeknik Ketapang tersebut selain diikuti masyarakatnya. Menurutnya juga diikuti dan didukung oleh para anak muda di desanya yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Belaban Tujuh.

Sebab itu ia berharap agar kedepan Desa Belaban menjadi binaan Mapala BRMB Politeknik Ketapang. Sehingga Mapala BRMB nantinya tetap melakukan berbagai kegiatan yang postif di desanya secara rutin dan berkalanjutan.

“Jadi jangan Cuma berakhir saat sini saja hubungan antara Mapala MBRB Politeknik Negeri Ketapang dengan Desa Balaban Tujuh ini. Tapi tetap berlanjut dalam hal lebih luas seperti perkembangan teknologi dan kemajuan zaman,” ucapnya.

Penulis: Subandi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved