Breaking News:

OTT Kepala Daerah Lagi

Pertanyaannya, mengapa meskipun KPK sudah sering menggelar OTT, belum memberikan efek jera secara signifikan.

Penulis: Ahmad Suroso | Editor: Jamadin
Tribunnews.com/ Abdul Qodir
Bupati Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan Abdul Latif (tengah), yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) digiring petugas ke dalam kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Kamis (4/1/2018). 

(Baca: LIVE FACEBOOK: Gladi Bersih Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja di Pontianak )

Jika kita kembali pada statemen psikolog tersebut ternyata musuh besar bernama korupsi itu bersembunyi dalam diri setiap orang. Tergantung apakah orang tersebut kuat menepis ajakan untuk melakukan korupsi atau tidak. Sebab dalam jangka pendek korupsi memang mendatangkan keuntungan besar bagi si pelakunya.

Untuk itu negara harus mempunyai standar kepatutan dari sebuah figur orang dalam mengampu sebuah jabatan publik, bilamana figur tersebut mempunyai sesuatu di luar standar kepatutan maka masyarakat perlu bertanya darimana sesuatu miliknya itu berasal.

Ada banyak upaya mencegah korupsi di negeri ini. Antara lain harus merevisi UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) terlebih dahulu. UU Tipikor harus kita buat lebih tegas dan keras, termasuk memperberat hukuman kepada koruptor di daerah atau instansi yang sedang dalam binaan atau supervisi KPK.

Upaya masif yang dilakukan KPK untuk memerangi korupsi, termasuk dengan menggelar OTT, perlu diikuti oleh lembaga peradilan lainnya. Jika sanksi atau hukuman yang dijatuhkan pengadilan terhadap pelaku korupsi masih lebih ringan, efek jera akan kurang dirasakan.

Belum adanya upaya pemiskinan terhadap koruptor dan tidak berjalannya sanksi sosial, juga membuat upaya pemberantasan korupsi kurang menimbulkan efek jera. Terbukti, kepala daerah yang pernah dipidana karena kasus korupsi, masih mungkin ikut pemilihan kepala daerah. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved