Perlu Sosialisasi Masif e-Money
Transaksi nontunai, mengutip Wali Kota Pontianak Sutarmidji merupakan gaya hidup baru yang memiliki kelebihan.
Penulis: Ahmad Suroso | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebagai kota yang mengusung konsep smart city, Kota Pontianak secara resmi mulai menerapkan kebijakan pemberlakuan e-money untuk pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) per 1 Januari 2018 kemarin .
Sebagai kota modern, transaksi apa pun memang sedapat mungkin dengan cara nontunai, atau pembayaran secara cashless.
Namun dari hasil pemantuan Tribun, penerapan nontunai dengan sistem e-money dalam semua transaksi BBM di SPBU di wilayah Pontianak belum berjalan sebagaimana mestinya. Warga yang hendak membeli BBM di SPBU wilayah Pontianak masih jauh lebih banyak yang menggunakan uang tunai, ketimbang pembayaran nontunai. Bahkan tak sedikit masyarakat yang mengaku belum tahu dengan kebijakan tersebut.
Padahal, penggunaan uang elektronik di beberapa SPBU di Pontianak sudah mulai dipraktikkan pada Juli 2017 lalu di beberapa SPBU di Pontianak.
(Baca: Bikin Merinding! Puting Beliung Porak Porandakan Pemukiman Warga )
Kemudian September lalu, Kepala Kantor Perwakilan BI Kalbar Dwi Suslamanto, Wali Kota Pontianak Sutarmidji dan General Manager Pertamina Marketing Operation Region VI Kalimantan Yanuar Budi Hartanto telah menandatangani perjanjian kerjasama transaksi BBM nontunai.
Sebanyak 10 bank di Pontianak bersedia menjadi fasilitator program wajib bayar BBM dengan e-money di SPBU se-Pontianak yang diterapkan per 1 Januari 2018. General Manager Pertamina Marketing Operation Region VI Kalimantan, Yanuar Budi Hartanto mengungkapkan, penggunaan e-money diharapkan mampu menjadi solusi mengurangi penggunaan uang tunai.
Selain itu pembayaran dengan uang elektronik akan mempermudah pengisian bahan bakar di SPBU. "Tidak perlu memakan waktu lama untuk melakukan transaksi menggunakan e-money karena langsung ditempel, tidak seperti uang kertas yang harus ditukar dan dicek keasliannya," ungkapnya belum lama ini.
Sejak itu terus dilakukan sosialisasi ke masyarakat. Dari pihak Pertamina sendiri pada Sabtu dan Minggu, memberlakukan satu jalur khusus penggunaan uang elektronik. e-money juga bisa dibeli di modern market atau di SPBU. Jika ingin menambah saldo maka bisa dilakukan di ATM, internet Banking, modern market atau di SPBU.
Namun meskipun sudah dilakukan upaya sosialisasi, sejak dilaksanakan kick off pada Juli 2017 lalu, trend transaksi cashless di SPBU Kota Pontianak baru meningkat 11 persen.masyarakat.
Dari pantauan Tribun di sejumlah SPBU Senin kemarin, hanya BBM jenis Premium yang transaksinya menggunakan e-money. Sisanya masih dilakukan secara tunai.
Satu di antara pengendara mengaku terhambat saat bertransaksi menggunakan e-money. "Repot, karena harus top up segala. Nunggu transaksinya juga lama," ujar Muhammad ditemui di SPBU Pancasila.
Padahal sejatinya, transaksi secara cashless ini sudah diterapkan di 21 SPBU di Kota Pontianak. Alasannya menurut Marketing Branch Manager Pertamina Kalbarteng Teuku Johan Mifta, awal diterapkan adalah produk premium dulu karena selama periode sosialisasi kemarin sejak Oktober premium yang banyak diujicobakan.
Transaksi nontunai, mengutip Wali Kota Pontianak Sutarmidji merupakan gaya hidup baru yang memiliki kelebihan. Salah satu kelebihannya adalah membantu negara mengurangi biaya cetak uang. Keuntungan lainnya, dari sisi kesehatan, dompet tidak mengganjal tebal di saku belakang pria.
Menurut Sutarmidji, sistem e-money ini juga diterapkan di jajaran pemerintah kota. Pemkot Pontianak akan membuat kartu pegawai yang terintegrasi dengan e-money. Dia juga berharap transaksi di pasar modern dan pasar tradisional ke depan bisa menggunakan e-money.
Kita mendukung program nontunai untuk pembelian BBM di SPBU di Kota Pontianak. Hanya saja, pihak Pertamina bersama dengan Pemkot Pontianak dan BI harus lebih masif lagi terkait penggunaan e-money. Sebab kondisi real masyarakat masih membutuhkan waktu penyesuaiannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/general-manager-bca-cabang-pontianak_20170918_215037.jpg)