Pakar Ekonomi Nilai Realisasi Anggaran Pontianak 2017 Sangat Baik

Untuk tahun anggaran 2017, menunjukkan sebuah prestasi yang luar biasa bagi Pemkot Pontianak...

Penulis: Syahroni | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/CLAUDIA LIBERANI
Prof Dr Eddy Suratman. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pakar Ekonomi Untan, Prof Eddy Suratman menilai untuk tahun anggaran 2017, menunjukkan sebuah prestasi yang luar biasa bagi Pemkot Pontianak, karena mampu merealisasikan pendapatannya diatas 96 persen, ini kalau kita bandingkan dengan nasional ini lebih tinggi.

Berikut analisanya:

Kemudian realisasi belanja itu sampai 95,93 persen, maka itu sangat luar biasa, artinya hanya kurang sekitar empat persen saja yang tidak terealisasi perencanaan pembangunan, mungkin karena berbagai faktor dan efisiensi yang dilakukan pemkot Pontianak.

Kenapa ini saya sebut luar biasa, karena Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) keuangan Pemkot Pontianak 2017 hanya Rp 12 miliar dari total Rp1,531 triliun APBD tahun 2017.

Itu tidak sampai 1 persen dari APBD, itu sudah luar biasa Bagus, kebetulan di tahun 2017 ini saya melakukan penelitian dibeberapa daerah, Silpa itu masih besar-besar dan artinya kalau silpa itu besar berarti ada hak-hak rakyat yang tidak jadi direalisasikan oleh pemerintahannya pada tahun anggaran tersebut.

Saya sampai mengumpulkan data mengenai Silpa ini mulai dari, Pekanbaru, Riau, Makassar, Surabaya dan lainya itu rata-rata diatas 3 persen. Dengan dibawah 1 persen, ini sebetulnya prestasi yang bagus.

Sedangkan dari sisi pendapatan bisa mencapai target dan sisi belanja mendekati target belanja. Ini tentu bisa kita duga pendapatan yang mencapai 96 persen ini adalah kemampuan Pemkot Pontianak menarik PAD.

Dikit banyaknya ini, ada pengaruhnya dari bedah RAPBD yang dilakukan karena ada masukan yang mana realistis dan mana yang tak realistis.

Selain itu adanya hubungan kerjasama yang baik antara Legislatif dan Eksekutif, sehingga pembahasan anggaran tidak molor dan tak ada kepentingan yang membuat molor.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved