Gantung Diri di Sepauk

Warga Sepauk Ditemukan Gantung Diri, Korban Sempat Tulis Pesan, Fakta Dibaliknya Bikin Merinding!

Namun sayangnya setelah diturunkan, dan berharap korban masih bisa ditolong, sebaliknya korban sudah dalam keadaan kaku.

Warga Sepauk Ditemukan Gantung Diri, Korban Sempat Tulis Pesan, Fakta Dibaliknya Bikin Merinding!
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Warga Dusun Lengkung Manah bernama Sugianto Asen (32) yang ditemukan tewas oleh ibunya dalam keadaan gantung diri di kediamannya RT 3, RW 2, Dusun Lengkung Manah, Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk, Senin (1/12/2017) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Masyarakat Dusun Lengkung Manah dihebohkan dengan penemuan seorang warga bernama Sugianto Asen (32) ditemukan  tewas dalam keadaan gantung diri di kediamannya RT 3, RW 2, Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk, Senin (1/12/2017) pagi.

Ibu korban, Hji Tjuk Cin kemudian menjelaskan kronologis kejadian bahwa sekitar pukul 06.00 WIB ia naik ke kamar anaknya tersebut yang berada di tingkat dua.

Namun sesampainya di kamar, melihat anaknya sudah tergantung di pintu kamar tidur.

Baca: Dooor! Pelarian Pria Yang Tega Habisi Kekasih di Pontianak Berakhir di Tayan

"Pas sampai kamar sudah lihat tergantung dengan menggunakan sehelai kain sarung tilam berwarna kuning corak merah. Saya benar-benar terkejut dan langsung teriak sambil turun ke bawah dan memberitahu anak saya (adik korban), Aken," jelasnya.

Setelah itu, Aken bersama bibi korban, Asiau yang juga mengetahui kejadian tersebut langsung naik ke atas.

Namun sayangnya setelah diturunkan, dan berharap korban masih bisa ditolong, sebaliknya korban sudah dalam keadaan kaku.

Baca: Fakta Kematian Lie Chu Ditangan Sang Pacar, Dihabisi Saat Tidur Hingga Kabur ke Sekadau

Lebih jauh, menurut ibu korban, Hji Tjuk Cin bahwa korban memang sebelumnya korban juga pernah melakukan upaya-upaya bunuh diri, namun gagal.

Tetapi yang ketiga kalinya ini, usaha bunuh diri dengan cara menggantung diri tidak dapat dielakkan lagi.

Bahkan di dalam catatan buku korban sebelum melakukan gantung diri, ditemukan fakta bahwa korban mempunyai masalah keluarga dan ekonomi.

Selain itu, dalam catatan korban meminta ke pihak keluarga untuk dikuburkan secara agama Katholik.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved