Fantastis! Ribuan Kubik Kayu Ilegal dan Puluhan Tersangka Diamankan Ditreskrimsus Polda Kalbar

Untuk empat truk yang telah diamankan, menurutnya ada empat pemilik, dan sebagian kayu ilegal juga dititipkan di rubasan.

Fantastis! Ribuan Kubik Kayu Ilegal dan Puluhan Tersangka Diamankan Ditreskrimsus Polda Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Dirkrimsus Polda Kalbar, Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah saat menunjukan kayu-kayu ilegal yang diamankan oleh pihaknya di Mapolda Kalbar, Senin (1/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ditreskrimsus Polda Kalbar berhasil mengamankan ribuan kubik kayu ilegal disertai dengan total puluhan tersangka yang berasal dari tempat yang berbeda.

Dirkrimsus Polda Kalbar, Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah menuturkan kayu-kayu itu diamankan dari daerah Ambawang maupun Nanga Tayap Ketapang.

"Ini kayu belian Ulin, kita duga melakukan perambahan di hutan, saat ditangkap tidak bisa menunjulan dokumen dan dicurigai ilegal," katanya, Senin (01/12/2017).

Dikatakannya, kayu-kayu ini umumnya dibawa mulai dari ketapang sampai ke Pontianak.

"Pemiliknya sudah kita proses dan tahan, kasus ini dalam tahap penyidikan, tidak lama akan di limpahkan ke kejaksaaan, secara keseluruhan 95 tersangka," katanya.

Untuk kayu ilegal ini, lanjutnya, khusus yang ditangani Polda Kalbar.

Untuk empat truk yang telah diamankan, menurutnya ada empat pemilik, dan sebagian kayu ilegal juga dititipkan di rubasan.

"Satu truk sekitar 8 kubik, dan 4 truk 30 kubik. Selama tahun 2017 ada 75 kasus dengan total 3.109 kubik," timpalnya.

Dikatakannya, berdasarkan pengakuan tersangka baru pertama kali, namun kalau memang dari penyidikan berulang kali akan diproses dan dikembangkan.

Ia pun mengatakan, rata-rata truk pembawa kayu ilegal di tutup dibagian atasnya.

"Sementara ini kayu diketahui untuk keperluan Ketapang, Pontianak," katanya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved