Warga Desa Semabi Kecamatan Sekadau Hilir Gotong-royong Perbaiki Jalan

Warga Desa Semabi Kecamatan Sekadau Hilir melakukan aksi gotong royong memperbaiki jalan rusak yang berada di jalan poros menuju Semabi.

Warga Desa Semabi Kecamatan Sekadau Hilir Gotong-royong Perbaiki Jalan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Sejumlah pemuda dan masyarakat Desa Semabi kecamatan Sekadau Hilir, melakukan gotong royong untuk memperbaiki jalan rusak memakai sejumlah kayu, Jumat (29/12). Selain itu juga, perbaikan jalan secara gotong royong dalam rangka menyambut pelaksanaan maulid tradisional di desa tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Dalam rangka melaksanakan maulid tradisional, warga Desa Semabi Kecamatan Sekadau Hilir melakukan aksi gotong royong memperbaiki jalan rusak yang berada di jalan poros menuju Semabi, Jumat (29/12/2017).

"Aksi ini kita sudah persiapkan beberapa hari yang lalu, dalam rangka melakukan kegiatan Maulid Tradisional di kampung kita maka kita memperbaiki titik jalan yang rusak, karena masyarakat dari berbagai desa di Sekadau akan hadir pada acara tersebut," ujar satu diantara warga setempat Abo Aang.

Dalam pelaksanaannya, dirinya menggerakan para pemuda dan masyarakat Desa Semabi untuk melakukan gotong-royong ini.

"Dan ini kita tunjukan bahwa masyarakat kita adalah masyarakat gotong-royong dan masyarakat berbudaya. Karena ini menyambut kegiatan peringatan keagamaan," ungkapnya.

Tambong Sugiono Pemuda Semabi yang ikut dalam aksi Gotong - Royong mengatakan, aksi ini merupakan solidaritas para pemuda peduli desa.

"Walaupun akses ke desa kami jalan tanah, kami tetap semangat memperbaiki beberapa titik jalan rusak bersama Pengurus Banser Desa Semabi dan masyarakat, hal ini bertujuan agar kegiatan maulid tradisional berjalan dengan lancar," katanya.

Tambong berharap, agar pemerintah Kabupaten Sekadau bisa memperhatikan jalan di desanya.

Kades Semabi Jamri mengungkapkan, pihaknya juga berharap Pemkab memberikan pembangunan di wilayah desanya.

"Karena kalau lewat Dana Desa (DD) sangat kecil, hanya bisa membangun Jalan Usaha Tani (JUT), jalan Rabat beton, dan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kalau untuk membangun jalan poros diaspal atau di Pasir Batu (Sertu) anggaran tidak cukup jadi kami harapkan APBD bisa membantu," ujarnya singkat.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved