Supect Difteri, 440 Anak di Desa Sungai Duri II Diimunisasi Ulang

Sebanyak 440 anak di Desa sungai duri 2 telah dilakukan imunisasi ulang dengan memberikan vaksin anti difteri.

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN DARSANI
Petugas Dinas Kesehatan dan Puskesmas Sungai Kunyit lakukan imuniasi ulang pada anak di Desa Sungai Duri II, Jumat (29/12/2017), hal tersebut dilakukan pasca teridentifikasi satu anak di Desa Sungai Duri II Suspect Difteri. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Pasca teridentifikasi pasie suspect Difteri di Desa Sungai Duri 2 Kecamatan Sungai Kunyit, Sebanyak 440 anak di Desa sungai duri 2 telah dilakukan imunisasi ulang dengan memberikan vaksin anti difteri.

"Mulai kemarin dan hari ini kita telah melakukan imuniasi ulang di Didesa sungai duri dan pemberian obat anti difteri bagi keluarga andika salah satu pasien suspect difteri yang sedang dirawat di rubini," ujarnya Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan KB Muchtar Siagian kepada Tribun, Jumat (29/12/2017)

Pemberian obat anti difteri juga telah diberikan kepada keluarga yang tinggal satu rumah dengan pasien yang diidentifikasi suspect difteri lainya di Desa Sungai Limau.

"Untuk imunisasi ulang di sungai limau akan kita lakukan selepas tahun baru," ujarnya.

Ia memaparkan kondisi vaksin anti difteri saat ini sedang kosong di Diskes Mempawah. Pihaknya telah meminta droping vaksin ke Dinas Kesehatan Provinsi bahkan ke Kemenker RI.

Muctar menjelaskan kelompok usia yang diberikan imuniasi ulang untuk langkah antisipasi pencegahan penularan difteri di antaranya anak usi 0 hingga 3 tahun, usia 4 tahun hingga 7 tahun dan anak usia 7 tahun hingga 14 tahun.

"Vaksin sama cuma dosis dan kemasanya saja yang berbeda, nah sstok yang kosong saat ini vaksi untuk anak usia 4 tahun hingga 7 tahun," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved