Satu Pasien Suspect Difteri di RSUD Rubini, Begini Kondisinya

Kondisinya sejak pertama kali masuk cukup baik. Memang mengalami demam biasa namun secara keseluruhan kondisi tubuhnya baik.

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN DARSANI
Pihak RSUD Rubini masih terus melakukan monitoring kondisi kesehatan Andika (6) bocah dari Desa Sungai Duri II, Kecamatan Sungai Kunyit yang diketahui suspect Difteri. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Pihak RSUD Rubini masih terus melakukan monitoring kondisi kesehatan Andika (6) bocah dari Desa Sungai Duri II, Kecamatan Sungai Kunyit yang diketahui suspect Difteri.

Kepala Bidang Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Rubini Mempawah Jajat Hidayat mengatakan Andika mengalami demam tinggi, keduaborangtuanya mengira demam biasa dan dibawa ke Puskesmas Sungai Kunyit untuk mendapat perawatan.

Setelah diperiksa oleh tenaga kesehatan di Puskesmas, pasien tersebut memiliki gejala difteri. Sehingga oleh Petugas di Puskesmas menyarankan untuk di rujuk ke RSUD Rubini.

"Minggu (24/12/2017) petugas puskesmas telah mendiagnosa suspect difteri. Saat itu juga pasien tersebut dibawa ke RS Rubini dan langsung kita periksa intensif diruang isolasi," ujarnya saat ditemui tribun di Rumah Sakit Rubini, Kamis (28/12/2017)

Pada hasil pemeriksaan oleh Dokter Anak, Jaja mengatakan pada faring (pangkal tenggorokan) terdapat bercak putih.

"Kita telah memberikan penanganan dengan memberikan anti biotik dan anti difteri serum (ads)," ujarnya

Jaja mengatakan pihaknya juga telah mengambil sample cairan dari selaput lendir tenggorakan dari pasien tersebut untuk dilakukan pengecekan hasil laboratorium di Pontianak untuk lebih memastikan apakah positif atau negatif difteri.

"Hasilnya akan keluar dalam waktu dua minggu kedepan," ujarnya.

Saat ini Andika yang diduga suspect terserang difteri masih dirawat diruanh isolasi yang disiapkan oleh pihak rumah sakit agar dapat terpatau secara berkala kondisi kesehatanya.

"Kondisinya sejak pertama kali masuk cukup baik. Memang mengalami demam biasa namun secara keseluruhan kondisi tubuhnya baik," ujarnya.

Berdasarkan keterangan dari pihak orangtua Pasien, Jaja mengatakan andika tidak mendapatkan imunisasi lengkap.

"Waktu masih bayi dapat imunisasi lengkap, cuman boosternya yang belum didapatkan pada usia sekitar tiga tahun untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit," ujarnya. (dan)

RUANG ISOLASI - Andika Bocah Desa Sungai duri II Pasien suspect Difteri saat dirawat di RSUD Mempawah. Kamis (28/12/2017). Andika telah dirawat intensif di ruang isolasi RSUD Rubini Sejak Minggu (24/12/2017) kemarin.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved