Penasaran! Bandara Eksisting VS Bandara Ultimate, Berapa Luas dan Kapasitas Penumpang Per Tahun?
lahan terminal eksisting yang hanya seluas 295 ha mengalami peningkatan kapasitas dengan diresmikannya terminal ultimate seluas 322 ha
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Madrosid
Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan Gubernur Kalbar, Cornelis, meresmikan bangunan Terminal Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak yang baru, di Kubu Raya pada Kamis (28/12/2017).
Baca: Ini Foto-foto Jokowi Resmikan Terminal Bandara Internasional Supadio
Operation and Services Manager PT Angkasa Pura II Pontianak, Zulbrito Radikar menjelaskan lahan terminal eksisting yang hanya seluas 295 ha mengalami peningkatan kapasitas dengan diresmikannya terminal ultimate seluas 322 ha.
Baca: Jelang Natal, Permintaan Tiket Pesawat Meningkat
Sedangkan run way eksisting yang sebelumnya hanya 2.250 meter x 45 meter, sedangkan luas run way (baru) ultimate 3.000 meter x 45, sementara paralel taxiway di bandara baru saat ini seluas 3000 meter x 23 meter.
Baca: Runway Bandara Supadio Sering Tergenang, ini Langkah yang Akan Diambil Pihak Bandara
Luas apron juga meningkat dari sebelumnya 47.200 meter persegi per 14 pesawat menjadi 148.800 meter persegi per 20 pesawat. Sebelumnya luas terminal eksisting hanya 32.000 meter persegi sedangkan terminal ultimate seluas 70.000 meter persegi.
"Kapasitas terminal eksisting yang sebelumnya 3,8 penumpang per tahun juga menjadi 8,4 penumpang per tahun, gudang kargo dari eksisting 2.488 ton per tahun menjadi 11.860 ton per tahun, dengan luas lahan parkir 40.334 meter persegi," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bandara-supadio_20171228_201033.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/miniatur-bandara_20171228_201427.jpg)