Disdikbud Sintang Upayakan Sekolah Bersih Narkoba di Setiap Kecamatan

Untuk menetapkan dua sekolah tersebut, koordinasi yang dilakukan oleh BNNK Sintang bersama Disdikbud Sintang sudah dua bulan yang lalu.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Lindra Azmar saat ditemui di kantornya yang beralamat di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kabupaten Sintang, Kamis (28/12/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Sintang, Lindra Azmar membenarkan bahwa ada dua sekolah bersih narkoba yang menjadi pencontohan, yaitu SMP Negeri 2 Sintang dan SMK Negeri 1 Sintang.

Untuk menetapkan dua sekolah tersebut, koordinasi yang dilakukan oleh BNNK Sintang bersama Disdikbud Sintang sudah dua bulan yang lalu. Bahkan sudah dilakukan sosialisasi dan pelatihan terhadap guru maupun siswa.

"Bagi guru dan siswa yang ditunjuk sebagai pengurus, kami bersama BNN sudah memberikan pelatihan. Secara teknis nanti, kami berkomitmen menjadikan ini menjadi program lanjutan," ujarnya, Kamis (28/12/2017) siang.

Selain itu, Disdikbud Sintang dan BNNK Sintang juga akan memberikan materi maupun kegiatan yang akan dikembangkan terhadap dua sekolah tersebut. Baik melalui kegiatan ekstrakulikuler maupun penguatan pendidikan karakter.

Selain itu, ia juga berharap bahwa tidak hanya dua sekolah tersebut yang menjadi percontohan, jika bisa semua sekolah di Kabupaten Sintang menjadi percontohan sehingga dapat dikembangkan di setiap kecamatan

"Program yang akan dilakukan juga, tidak hanya cukup ditingkat SMP dan SMA. Mungkin ke depan juga bisa sekolah bersih narkoba ini dimulai dari SD. Karena jika dari SD, akan membentuk anak sejak dini," katanya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada setiap sekolah untuk terus meningkatkan pendidikan karakter bagi anak. Sebab melalui pendidikan karakter, anak akan terhindar dari segala pengaruh negatif, termasuk narkoba.

"Saya setiap dalam kesempatan, selalu mengimbau dan mengajak pendidikan karakter dikembangkan di sekolah. Bahwa pendidikan karakter ini dimulai dari sajak masih dini, sejak anak-anak masih PAUD," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved