ADVETORIAL

Pemerintah Naikan Dana Santunan Korban Kecelakaan Sebanyak 100%

Diharapkan juga masyarakat yang telah mengetahui informasi tentang Jasa Raharja, dapat menyampaikan informasi tersebut kepada kerabat.

Pemerintah Naikan Dana Santunan Korban Kecelakaan Sebanyak 100%
IST
PT Jasa Raharja cabang Kalimantan Barat menggelar rilis tahunan mengenai kinerja selama tahun 2017 di Kantor Jasa Raharja, Jalan Sultan Abdurrahman, Pontianak Kota, Rabu (27/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Al Gunawan Pratama

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah melalui PT Jasa Raharja (Persero) cabang Kalimantan Barat menaikan jumlah santunan kepada korban kecelakaan hingga 100% pada tahun 2017.

Kebijakan Strategis dalam PMK Nomor 15/2017 dan PMK Nomor 16/2017 menetapkan bahwa jumlah santunan yang didapat Ahli Waris korban meninggal dunia yang semula Rp 25 juta, sekarang menjadi Rp 50 juta

Sedangkan santunan bagi korban cacat masih tetap sesuai persentase tertentu dari santunan korban meninggal dunia juga dinaikan menjadi Rp 50 juta. Dan penggantian biaya perawatan dan pengobatan meningkat menjadi maksimal Rp 20 juta yang sebelumnya hanya Rp 10 juta.

Serta penggantian biaya penguburan meningkat menjadi Rp 4 juta yang sebelumnya Rp 2 juta, bagi korban yang tidak memiliki ahli waris.

Pemerintah mengamati telah terjadi peningkatan harga-harga umum yang cukup signifikan sejak besar nilai santunan ditetapkan pada tahun 2008.

Hal ini menyebabkan terjadinya penurunan daya beli yang cukup signifikan dan tergerusnya manfaat yang diterima oleh korban seperti penggantian biaya perawatan dan pengobatan dimana masyarakat menjadi korban luka-luka harus mengeluarkan dana pribadi.

Selain itu terdapat manfaat baru yang diberikan kepada korban kecelakaan berupa, penggantian biaya pertolongan pertama paling besar Rp 1 juta, dan penggantian biaya untuk membawa korban ke fasilitas kesehatan paling besar Rp 500rb.

"Karena tren pertumbuhan kendaraan itu meningkat tapi angkat kecelakaan menurun dan akhirnya kita punya cadangan. Dengan cadangan itu lah kita bisa menaikan dana santunan tapi tidak menaikan premi," tutur A.M. Tawil, Kepala Jasa Raharja cabang Kalimantan Barat, Rabu (27/12/2017).

Ia juga menjelaskan bahwa dengan hal tersebut lah merupakan salah satu bentuk kepedulian dari kehadiran BUMN di tengah masyarakat.

Halaman
12
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved