Abrasi Hantam Rumah Warga di Ketapang, Warga Terpaksa Mengungsi

Bahkan menurutnya sepuluh rumah yang roboh dan hanyut itu terjadi hanya dalam kurun tiga hingga empat bulan terakhir.

Abrasi Hantam Rumah Warga di Ketapang, Warga Terpaksa Mengungsi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kondisi rumah warga di tepi Pantai Sungai Tegar dekat PT WHW AR yang pantainya sudah mengalami abrasi, Minggu (24/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Kepala Dusun Sungai Tegar, Aguslan Siregar membenarkan ada rumah warganya roboh akibat abrasi pantai.

Bahkan menurutnya sepuluh rumah yang roboh dan hanyut itu terjadi hanya dalam kurun tiga hingga empat bulan terakhir.

“Sementara memang tak ada korban jiwa akibat rumah roboh tersebut. Tapi sekarang pemilik rumah terpaksa harus mengungsi ke rumah keluarganya,” katanya kepada awak media melalui telepon di Ketapang, Selasa (26/12/2017).

Baca: Polda Kalbar Amankan 500 Batang Kayu Tanpa Dokumen di Singkawang

Ia mengungkapkan PT WHW AR dahulu memang pernah membantu memberi beberapa pasak bumi untuk mengatasi abrasi pantai itu.

Namun jumlahnya sangat sedikit sehingga tidak berfungsi bahkan ikut tenggelam kena gelombang.

Baca: Jokowi Akan Natal Bersama di Kalbar, Yuk Intip Persiapan Lokasi Kedatangannya

Begitu juga usaha warga membuat bendungan dari karung berisi pasir. Serta dipasang kayu cerucuk juga tidak berhasil menahan terjadinya abrasi pantai.

“Makanya kemaren kita minta bantuan FPRK untuk mencari solusi menangani abrasi pantai ini,” ucapnya.

“Kita minta pihak perusahaan dan Pemerintah Kaupaten Ketapang agar memperhatikan kondisi warga terutama yang di pinggir pantai. Kita berharap persoalan ini segera ditanggulangi agar tidak ada lagi rumah warga yang roboh akibat abrasi pantai,” lanjutnya.

Penulis: Subandi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved