Breaking News:

Tidak Kapok! Residivis Pencuri Sarang Walet Akhirnya Dihadiahi Timah Panas

"Pelaku merupakan residivis yang sudah dua kali keluar masuk penjara dengan kasus yang sama,"terangnya.

Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Tersangka Residivis Dilumpuhkan dengan timah panas dikaki sebelah kiri, Senin (25/12/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Potianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA – Kepolisian Unit Reskrim Polsek Simpang Hilir, Polres Kayong Utara berhasil mengamankan residivis dan spesialis pencuri sarang burung walet, Minggu (24/12/2017).

"Ia kita memang ada menangkap satu pelaku pencurian di rumah walet milik warga Desa Pulau Kumbang Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, dan saat ini sudah dalam penaganan pihak kepolisian,"terang Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Kurniawan, Senin (25/12/2017).

Sambung dia, penangkapan ini berdasarkan laporan korban di Polsek Simpang Hilir.

Baca: Ratusan Personel TNI Amankan Perayaan Natal

Selain itu, Lanjutnya, pelaku dikenakan tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan Pasal 363 Ayat 1 Ke 3e dan 4e KUH Pidana.

"Pelaku merupakan residivis yang sudah dua kali keluar masuk penjara dengan kasus yang sama,"terangnya.

Dijelaskan Kapolres, Kasus ini berhasil diungkap berdasar informasi dari masyarakat yang kemudian dikembangkan oleh anggota dan selanjutnya berhasil menemukan tempat persembunyian pelaku.

Baca: Api Lalap Bengkel Mobil di Jl Perdana, Warga Kaget Dengar Letupan

"Dalam melakukan aksinya pelaku melakukannya seorang diri dengan berbekal tali dan bambu untuk memanjat rumah-rumah walet yang disatroninya. Korban terakhir adalah salah satu warga Desa Pulau Kumbang, Kecamatan Simpang Hilir, dengan kerugian sekitar 8 kg sarang burung walet sekitar 128 juta,"jelasnya.

Pelaku terpaksa dilumpuhkan karena pada saat proses penangkapan berusaha melarikan diri, walau sudah diberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali.

"Pada saat penagkapan, pelaku sempat kita kejar dan kita berikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, akibat tidak diindahkan, akhirnya anggota Polisi yang mengejar terpaksa me  lumpuhkan pada bagain kaki,"ungkapnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved