Wabah Difteri dan Imunisasi

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan sampai November 2017, secara keseluruhan terdapat 622 kasus, 33 di antaranya meninggal dunia.

Wabah Difteri dan Imunisasi
BANGKA POS
difteri 

Karena MUI sebagai lembaga pemberi fatwa yang diakui secara nasional sudah lama mengeluarkan fatwa bahwa vaksin itu halal.

Demikian pula dengan Badan Kesehatan internasional (WHO juga sudah memastikan bahwa vaksin yang digunakan di Indonesia, yang merupakan produksi Bio Farma, sudah teruji secara klinis dan tidak mengandung unsur yang tak halal.

Karena itu, seperti dilansir majalah mingguan Tempo yang terbit Senin (18/12), solusi untuk menangkal wabah difter ini tak bisa hanya diserahkan kepada Kementerian Kesehatan saja. Lembaga dan kementerian terkait harus digandeng.

Misalnya, Kementerian Komunikasi dan Informasi bisa mengorganisasi kampanye massal mendorong imunisasi. Kemudian Kementerian Agama bisa memobilisasi uma dan pemuka agama untuk memberikan pemahaman yang benar tentang vaksin. Semoga (*)

Penulis: Ahmad Suroso
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved