Reaksi Tak Terduga Calo Sabu 11 Kilogram Usai Divonis Hukuman Seumur Hidup di PN Mempawah

Persidangan baru dimulai sekitar pukul 15.00 WIB di ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Mempawah. .................

Reaksi Tak Terduga Calo Sabu 11 Kilogram Usai Divonis Hukuman Seumur Hidup di PN Mempawah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Hamdan
YC (28) terpidana narkoba 11 kilogram tertunduk lesu di kursi pesakitan saat mendengarkan pembacaan putusan dari Mejelis Hakim PN Mempawah, Selasa (19/12/2017). Majelis Hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara seumur hidup. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - YC (28), satu di antara tiga terpidana narkoba dengan barang bukti sabu 11 kilogram tampak duduk lesu di persidangan yang digelar Pengadilan Negeri Mempawah, Selasa (19/12/2017).

Persidangan baru dimulai sekitar pukul 15.00 WIB di ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Mempawah

Majelis Hakim Pengadilan Negeri yang diketuai Rini Masyitah serta dua Hakim Anggota Anwar Sagal dan Arlian menjatuhkan pidana kurungan seumur hidup kepada YC karena terbukti kuat dan meyakinkan terlibat dalam kasus peredaran narkoba dari Malaysia ke Kalbar.

Hukuman yang dijatuhkan kepada YC jauh lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan dari jaksa penutut umum yang mendakwakan YC dengan hukuman mati.

"Terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan terlibat sebagai perantara dalam pidana narkoba, " ujar rini saat membacakan putusan di muka persidangan.

Majelis hakim menilai keterlibatan YC yang hanya sebagai perantara dalam peredaran narkoba dan hanya menerima upah sebesar Rp 5 juta rupiah dari jasa pengiriman sabu dari malaysia ke Pontianak jadi alasan dijatuhkan pidana penjara seumur hidup.

Selain itu, terdakwa YC juga bersedia menjadi perantara peredaran narkoba karena alasan ekonomi bukan semata-mata ingin memperkaya diri sehingga hal tersebut menjadi pertimbangan majelis hakim memutuskan hukuman kurungan seumur hidup.


Sesaat setelah persidangan YC kemudian digiring petugas kepolisan untuk memasuki mobil tahanan.

Pantauan Tribun di lapangan, Yudi tampak tertunduk sedih dan menangis saat berusaha keluar dari ruang sidang.

Sesekali dia berusaha menyeka air mata dengan rompi tahanan yang dikenakanya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved