Rakernas DK PWI Berhasil Susun Pedoman Perilaku Wartawan

Dengan demikian tidak menimbulkan kebimbangan, dapat diketahui mana yang perlu dihindari dan mana yang justru perlu dilakukan, disertai...

TRIBUNFILE/IST
KODE PERILAKU - Ketua Dewan Kehormatan PWI (DKP) Ilham Bintang (kanan) menerima draf rumusan Kode Perilaku Wartawan dari Ketua DKP Kalbar Ahmad Suroso selaku Sekretaris Komisi A (kode perilaku wartawan) pada penutupan Rakernas DKP se Indonesia di Hotel Millenium Jakarta Rabu malam (13/12). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ahmad Suroso

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Rakernas Dewan Kehormatan PWI di Hotel Millenium Tanah Abang, Jakarta Pusat, 12-13 Desember berhasil menyusun code of conduck atau Pedoman Perilaku Wartawan Indonesia, khususnya wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia.

“Alhamdulillah Rakernas yang diikuti Ketua dan Sekretaris Dewan Kehormatan dari 30 PWI Cabang atau Provinsi se Indonesia berhasil menyusun Kode Perilaku Wartawan,” kata Ketua Dewan Kehormatan PWI (DKP) pusat Ilham Bintang pada penutupan Rakernas Rabu malam (13/12/2017).

Ilham mengatakan, bedanya dengan kode etik jurnalistik (KEJ), kode etik adalah pedoman moral atau imannya.

(Baca: Tragis ! Niat Halangi Pacar untuk Bunuh Diri, Gadis Ini Justru Habisi Nyawa Sendiri ) 

Sedangkan Kode Perilaku merupakan pedoman perilaku operasional didalam menjalankan tugasnya di lapangan.

Dengan demikian tidak menimbulkan kebimbangan, dapat diketahui mana yang perlu dihindari dan mana yang justru perlu dilakukan, disertai sanksi yang jelas.

(Baca: Sandang Status Janda, Nafa Urbach Digoda Hotman Paris Sampai Diiming-imingi ini! ) 

“Pedoman perilaku wartawan ini menguatkan kode etik dan peran wartawan. Sekaligus akan menjadi perisai perlindungan wartawan dalam menjalankan tugas dan perannnya dari berbagai ancaman, gangguan dan rintangan pihak ketiga,” ujar Ilham pada rakernas DK PWI bertema Kode Etik Jurnalistik, Tantangan dan Relevansinya Dalam Era Digital.

Peserta rakernas terbagi dalam tiga komisi. Yakni Komisi A membahas Kode Perilaku Wartawan, Komisi B membahas penyempurnaan KEJ, dan Komisi C membahas program kerja DK PWI.

Selain itu juga membahas program ‘saksi’ ahli pers dari Dewan Kehormatan yang punya peranan untuk menjadi saksi ahli dalam penanganan sengketa pers.

Rakernas ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan Pemprov DKI Jakarta, Bambang Sugiyono yang datang untuk mewakili Gubernur Anies Baswedan.

Anies berhalangan hadir karena mendapat panggilan untuk menemui Presiden Jokowi.

Rakernas diawali dengan workshop. Turut hadir Sekjen PWI Pusat Hendri Bangun, Soleh Thamrin (Ketua Dewan Penasihat PWI Pusat), Ilham Bintang (Ketua Dewan Kehormatan PWI), Kombes Pol Sri Suari Wahyudi (Juru Bicara Polri) dan utusan DK PWI dari seluruh daerah di Indonesia, termasuk Ketua DKP PWI Kalbar Ahmad Suroso SH.

Penulis: Ahmad Suroso
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved