Pemkot Singkawang Diminta Memanusiakan Jukir
Ia menilai pemerintah harusnya membuka lapangan tenaga kerja bagi warga, bukannya menghilangkan pekerjaan warga.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pendamping Juru Parkir (Jukir) Pasar Ikan Alianyang, Suprapto (58) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang memanusiawikan juru parkir di Kawasan Pasar Ikan Alianyang.
Ia menilai penerapan sistem gate (palang parkir) akan berdampak pada penghasilan juru parkir.
Selain juru parkir, para pedagang dan warga juga merasakan dampaknya dengan harga parkir Rp 2 ribu dibandingkan sistem lama yang Rp 1.000 dan bebas masuk.
(Baca: Sistem Gate Parkir Dinilai Turunkan Minat Beli di Pasar Alianyang )
"Saya minta Pemkot perlakukan manusiawi juru parkir. Pikirkan keselamatan, kesehatan, masukkkan BPJS. Bukan malah diberatkan," katanya, Rabu (13/12/2017).
Ia menilai pemerintah harusnya membuka lapangan tenaga kerja bagi warga, bukannya menghilangkan pekerjaan warga.
"Masyarakat di sini juga tidak setuju," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pendamping-juru-parkir-pasar-ikan-alianyang_20171213_151704.jpg)