Integritas Penegak Hukum

Bahkan ada juga ditemukan, penegak hukum memanfaatkan kedudukan dan jabatannya sebagai penyidik untuk memeras koruptor.

Integritas Penegak Hukum
Ilustrasi
korupsi

Penegak hukum seharusnya menanamkan nilai antikorupsi di tengah masyarakat. Bukannya memberikan contoh buruk. Sanksi berat ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Kasus-kasus terdahulu seperti suap jaksa, polisi, pengacara dan hakim seharusnya menjadi pelajaran bagi instansi penegak hukum sekarang untuk lebih menjaga diri mereka tetap bersih. Untuk membersihkan lantai yang kotor, sapu memang harus selalu bersih.

Sebagai lembaga penegak hukum, Kejaksaan harusnya mampu menggaransi bahwa penanganan perkara tetap akan independen dan bebas dari tekanan apapun. Penyidik pun harus memegang teguh prinsip profesionalitas dalam menjalankan tugas.

Jangan sampai ada kongkalikong dengan pihak yang berperkara.

Kepercayaan adalah modal sosial yang didapat dengan kinerja yang panjang dan berat. Karena itu jangan lukai kepercayaan masyarakat. Setiap zaman selalu memiliki tokohnya sendiri. Diantara mereka ada yang menjadi "serupa" mutiara karena idealisme, pengorbanan, kesederhanaan dan integritas.

Kawan-kawan penegak hukum, jadilah kalian tokoh-tokoh integritas yang karena prinsip kalian, dan menjadi sebab lahirnya generasi yang jujur.

Yakinlah bahwa kebahagiaan bisa diraih dengan cara yang sederhana. Begitu juga kewibawaan tak selalu datang karena sebab kemewahan, kekayaan dan kekuasaan.

Kalau integritas kalian hilang, siapa lagi yang dapat kami percaya. Jangan sampai korupsi merajalela. Korupsi akan menjadi budaya saat kita justru menerima, bahwa begitulah dunia hidup kita. Harapan kita integritas penegak hukum bangsa ini semakin baik. Bisa memberikan contoh yang baik pula bagi masyarakat. (*)

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved